VIRAL – Pesta Narkoba Ditemani 5 Wanita Cantik, Sekda Nias Utara Diringkus Polisi

Advertisements

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko membenarkan penangkapan Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara. Awalnya Yafeti Nazara mengaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) biasa pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Nias Utara. Namun setelah diselidiki identitasnya, baru ia mengaku sebagai Sekda Nias Utara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Nias Utara Yafeti Nazara (tengah) diringkus saat pesta narkoba ditemani lima wanita muda dan cantik.

MEDAN, HALAMANSEMBILAN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Nias Utara Yafeti Nazara yang diringkus saat pesta narkoba ditemani lima wanita muda dan cantik.

Ia digerebek di KTV 201 Karaoke Boisque, Jalan Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat bersama beberapa pejabat lain.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko membenarkan penangkapan Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara. Awalnya Yafeti Nazara mengaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) biasa pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Nias Utara. Namun setelah diselidiki identitasnya, baru ia mengaku sebagai Sekda Nias Utara.

“Pada saat diamankan ia mengaku ASN dari Dinas Kesehatan Nias Utara. Namun setelah diselediki, ternyata tersangka adalah Sekda Nias Utara. Dia diamankan di KTV B Jalan Adam Malik,” kata Riko Sunarko, Ahad (13/6/2021) malam, sebagaimana dilansir dari tribunmedan.com..

Bersama pejabat BUMD, Sekda Nias Utara Yafeti Nazara ditemani mahasiswi cantik saat diringkus di Medan.

Ia ditangkap saat petugas gabungan melakukan razia protokol kesehatan (prokes) Covid-19 pukul 02.00 WIB.

Razia dilakukan menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Medan No 440/4338 tentang perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Di mana lokasi hiburan malam tidak diizinkan beroperasi untuk sementara.

Berangkat dari penegakan disiplin prokes, petugas Polrestabes Medan lalu menggerebek Karaoke Bosque di Jalan Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat karena melanggar protokol kesehatan dan menciptakan kerumunan.

BACA JUGA:  Benarkah Kentut Bisa Tularkan Covid-19? Begini Kata Ahli Medis di Australia

Saat menggerebek lokasi hiburan malam yang turut menyediakan SPA, pijat dan arena ketangkasan lainnya itu, polisi menemukan adanya puluhan orang tengah ‘fly’ karena narkoba.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengunjung dan pegawai Karaoke Bosque.

Dari hasil pemeriksaan, diamankan dua orang pegawai masing-masing Bambang Darmadi Putra (25) warga Jalan Klambir V, Gang Karya, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia dan Marson Pasaribu (25) warga Jalan Darussalam, Gang Sempurna, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah.

Dari kedua pegawai karaoke Bosque ini ditemukan satu buah tas berisikan 18 butir pil ekstasi warna biru merek Rolex, yang disimpan di dalam kotak permen Happydent.

Kemudian, ditemukan juga 7 butir pil ekstasi warna kuning merek Moncler di dalam kotak permen warna putih.

Kedua pegawai karaoke Bosque itu mengakui bahwa pil ekstasi yang mereka bawa akan dijual kepada pengunjung seharga Rp 300 ribu.

Setelah mengamankan kedua pegawai karaoke Bosque, polisi melanjutkan pemeriksaan ke tiap ruangan karaoke.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap identitas para pengunjung, ternyata orang-orang di dalam karaoke sebagian berstatus sebagai pejabat.

Mereka adalah Sekda Nias Utara Yafeti Nazara (57) warga Komplek Tasbih Blok QQ nomor 16, Kelurahan Tanjung Rejo, Sunggal.

Yuliman Azwir Zega (42), pejabat BUMD warga Jalan KL Yos Sudarso Kilometer 3,8 Saewae, Kecamatan Gunung Sitoli, Nias.

Ronald Alexander Ginting (39), pegawai BUMD warga Jalan Rebab No 43 Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Ketiga pejabat itu ditemani Johannes Simarmata (31) warga Dusun Mulia, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama.

Arnis Sri Rejeki Winata alias Anisa (30) warga Dusun III, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

BACA JUGA:  Yonif 132/BS Sunat 56 Anak di Perbatasan RI - Timor Leste

Roris Indah Dwiana Sitorus (22), berstatus sebagai pelajar, warga Jalan Sedap Malam XV No 3, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

Dila Septiana (33), berstatus sebagai mahasiswi warga Jalan Parwitayasa, Gang Keluarga, Lingkungan V Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia.

Erwiranita Sembiring (39) warga Jalan Penerbangan No 42, Lingkungan 1, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Ade Lia Lestari (31) warga Jalan Kelambir V, Gang Nurcahaya No 3-C, Kelurahan Kelambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, mengatakan Yafeti Nazara sudah menjalani pemeriksaan tes urine.

Berdasarkan hasil tes urine, Yafeti Nazara dinyatakan positif narkoba.

Ia pun menerangkan sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan terhadap Yafeti Nazara.

Saat digerebek petugas, Sekda Nias Utara Yafeti Nazara diduga mabuk ekstasi bersama dua pejabat BUMD dan sejumlah mahasiswi cantik.

Dari dalam ruangan yang ditempati Sekda Nias Utara Yafeti nazara ditemukan satu butir pil ekstasi dan 12 unit handphone.

Di hadapan polisi, Yafeti Nazara mengaku telah memakan seperempat butir pil ekstasi.

Ronald Alexander Ginting mengaku memakan setengah butir pil ekstasi, Yuliman Azwir Zega memakan satu butir,.

Sisanya termasuk para mahasiswi yang menemani para pejabat itu mabuk ada yang memakan setengah butir dan satu butir.

Untuk saat ini, Yafeti Nazara beserta dua kroninya dikabarkan masih ditahan di sel sementara Polrestabes Medan.

Informasi terakhir menyebutkan, jumlah pengunjung dan pegawai karaoke Bosque yang diamankan Polrestabes Medan mencapai 63 orang. (*/k-1)

Editor: Ade

Advertisements

Advertisements