VIRAL – Bupati di NTT Ini Murka dan Maki Mensos Risma dengan Sebutan Menteri Paling Bodoh

Advertisements

“Pola bantuan dari pusat ke daerah harus melalui pemerintah daerah. Yang urus orang pemerintah daerah, bukan lembaga legislatif DPRD. Menteri apa begitu? Menteri paling bodoh itu,” sergah Bupati Alor, Amon Djobo, kepada dua anak buah Mensos RI.

Bupati Alor, Drs Amon Djobo

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Drs. Amon Djobo, Bupati Alor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sangat murka dan memaki Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharani dengan sebutan menteri paling bodoh.

Fakta ini terungkap setelah beredar sebuah video dalam pekan ini, Bupati Alor naik pitam dan memaki Mensos Tri Rismaharani. Video berdurasi 3 menit lebih itu kemudian menjadi viral di medsos.

Belum diketahui kenapa video ini baru viral di bulan Juni 2021. Padahal peristiwa caci maki itu terjadi pada bulan April 2021 lalu.

Saat dua anak buah Mensos RI, melakukan koordinasi dengan Pemkab Alor dalam upaya mendistribusikan bantuan kemanusiaan akibat dihantam Badai Seroja.

Tangkapan layar video Bupati Alor marah-marah dan maki anak buah Menteri Sosial RI Tri Rismaharani

Bupati Alor marah setelah mendapat informasi, Ketua DPRD Alor, Ny. Eny Anggrek, membagikan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana Badai Seroja.

Menurut Bupati Alor, mestinya itu dikoordinasikan dengan Pemkab Alor. Dan bukan urusan lembaga DPRD Alor.

“Pola bantuan dari pusat ke daerah harus melalui pemerintah daerah. Yang urus orang pemerintah daerah, bukan lembaga legislatif DPRD. Menteri apa begitu? Menteri paling bodoh itu,” sergah Bupati Alor, Amon Djobo, kepada dua anak buah Mensos RI.

Bahkan di puncak kemarahannya, Bupati Alor Amon Djobo sempat berdiri dan menunjuk-nunjuk muka dua anak buah Mensos RI. Bahkan mengancam melempari dengan kursi.

“Kau pulang sudah. Kalo tidak saya lempar kau dengan kursi baru kau tobat…” tukasnya dengan nada tinggi.

Peristiwa Bupati Alor, Amon Djobo murka dan lepas kendali dalam hal bertutur kata, adalah sudah kedua kali terjadi.

Pada bulan Oktober 2020 lalu, Amon Djobo juga memaki Kasie Log Korem 161/Wirasakti, Kolonel CPI Imanuel Yoram Dionisius Adoe, dengan kata-kata kasar. Bahkan mengancam akan menembak mati sang kolonel itu.

BACA JUGA:Bupati Alor Diduga Hina dan Ancam Tembak Mati Seorang Kolonel TNI/AD

Ancam Tembak Seorang Kolonel TNI/AD, Bupati Alor Ditetapkan Sebagai Tersangka

Bupati Alor Ancam Tembak Kolonel TNI/AD, Gubernur NTT: Mereka Sudah Didamaikan

Karena kesal, sang kolonel membuat laporan pengaduan ke Polda NTT. Laporan pengaduan itu dibuktikan dengan laporan polisi bernomor: LP/B/423/X/RES.1.24/2020/SPKT tertanggal 19 Oktober 2020.

Bupati Alor, Amon Djobo, yang dikonfirmasi per telepon, membenarkan video yang viral di medsos itu adalah dirinya.

“Tapi saya sudah minta maaf kepada Ibu Mensos RI dan stafnya. Mungkin karena saya terlalu emosional,” katanya.

Ia tidak merinci kapan ia meminta maaf dan di mana ia meminta maaf ke Mensos RI Tri Rismaharani.

Ia juga minta wartawan jangan terus memblow-up kasus perseteruannya dengan Mensos RI, sebab sudah diselesaikan secara baik.

“Jangan kau bikin berita panjang-panjang lagi dan bikin provokasi lagi. Nanti tambah panas,” tukas Amon Djobo dari balik teleponnya. (k-1)

Edtor: Ade

Advertisements

Advertisements

Advertisements