TKW Ini Nyaris Tewas Dicekik Ipar Bupati TTU

Advertisements

Diduga Hina Istri Bupati di Medsos

“Dia cekik saudara saya sampai hilang suara dan lidah sampai menjulur keluar. Beruntung ada yang melerai. Kalau tidak bisa mati. Peristiwa itu terjadi rumah pribadi Pak Bupati TTU, Sabtu (14/11/2020) malam,” kisah Ny. Hironima Haekase yang mendatangi kediaman wartawan di Kefamenanu, Minggu malam.

Cornelia CB Haekase ketika melapor ke Polres TTU dan saat diambil visum di RSUD Kefamenanu

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Cornelia CB Haekase (54), seorang buruh migran atau tenaga kerja wanita (TKW) nyaris tewas dicekik Yosep Muki, ipar dari Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt.

Korban selama ini bekerja sebagai TKW di Hongkong. Dan baru tiba di Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT dalam rangka liburan.

Sedangkan terduga pelaku, Yosep Muki, adalah seorang pejabat di Pemkab TTU. Ia menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten TTU. Ia juga ipar dari Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt atau adik kandung dari Ny. Kristina Muki, S. Pd, M.M. Dan Ny. Kristina Muki dikenal sebagai Calon Bupati TTU dari Partai Nasdem.

“Dia cekik saudara saya sampai hilang suara dan lidah sampai menjulur keluar. Beruntung ada yang melerai. Kalau tidak bisa mati. Peristiwa itu terjadi rumah pribadi Pak Bupati TTU, Sabtu (14/11/2020) malam,” kisah Ny. Hironima Haekase yang mendatangi kediaman wartawan di Kefamenanu, Minggu malam.

Korban sudah melapor ke Polres TTU dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Dibuktikan dengan laporan polisi bernomor: STPL/369/XI/2020/NTT/RES TTU.

Kasus ini, tutur Ny. Hironima, berawal dari komentar korban atas status di sebuah grup facebook. Korban menggunakan bahasa Inggris saat menulis komentar. Isinya diduga menghina martabat bupati dan istri bupati yang kini maju bertarung di Pilkada Langsung TTU 2020 sebagai calon bupati.

Berikut kutipan isi komentar korban di medsos yang memicu kemarahan banyak orang.

GO away ..corupt people we don’t like you, I just say Bad mine, Bad leader of your
Husband (emoji)”.

“Why Christiana Muki or Pu** do not continue the job in Senayan???? What happen of you mine?… Do you have any meggic to have a job in the Government. So Funnny…..(emoji). Are you Cristian or Atheist people. Are you Believe Setan (emoji) in you live Or Believe God?????”

Akibat komentar itu, Bupati TTU meminta Cornelia agar meminta maaf di medsos dalam waktu 1×24 jam. Dan permintaan itu dipenuhi korban.

Selanjutnya korban dan kerabatnya mendatangi rumah pribadi Bupati TTU untuk meminta maaf secara langsung dan hendak menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan menurut tata cara adat setempat.

Namun Yosep Muki tidak bisa menahan emosi dan mencekik leher korban. Peristiwa ini disaksikan beberapa anggota tim sukses yang kebetulan hadir di rumah pribadi Bupati TTU.

Karena dianiaya, korban dan kerabatnya pulang, dikawal Bupati TTU.

“Benar, sudah ada laporan pengaduan dari korban. Kami akan periksa beberapa saksi dan memanggil pelaku,” jelas Kasatreskrim Polres TTU via telepon genggamnya.

Sementara Yosep Muki belum merespon upaya konfirmasi dari wartawan. Pertanyaan wartawan cuma di-read namun tidak ada tanggapan balik. Sampai berita ini ditulis Selasa (17/11/2020), Yosep Muki belum memberikan klarifikasi. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements