Tim Sniper Kodam IX Udayana Juara 1 Lomba Tembak Antar Kodam se-Indonesia

Advertisements

“Pada ajang tahunan lomba menembak antar Kodam tahun 2019 kali ini dimenangkan oleh Kodan IX Udayana. Lomba menembak dilakukan secara berkelompok. Tiap Kodam terdiri dari 4 orang sniper terbaik yang dipilih dari tiap batalyon di Kodamnya masing-masing,” lanjut Arifin dibenarkan Pratu Miswanto asal Bima mewakili Batalyon 742/Lombok dan Pratu Abdulah sniper asal Ende yang saat ini bertugas di Kostrad Cilodong Depok, Jawa Barat.

Salah satu tim sniper muda Kodam IX Udayana

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Tim muda Sniper Kodam IX Udayana meraih prestasi membanggakan dalam Lomba Tembak 700 meter Antar Komando Daerah Militer (Kodam) se-Indonesia, pekan lalu.

Ajang tahunan lomba penembak jitu antar Kodam se-Indonesia diadakan oleh Pusat Pendidikan Infanteri TNI-AD yang berlokasi di Cipatat, Jawa Barat diikuti oleh 50 batalyon seluruh Indonesia. Lomba ini digelar di akhir Pendidikan Tamtama Menembak Runduk (Diktakduk) khusus sniper.

Ajang tahunan ini khusus menjaring penembak jitu terbaik dari tiap batalyon yang hanya diwakili satu orang sebagai penembak terbaik di batalyonnya.

Tim sniper muda Kodam IX/Udayana

Sebelum lomba diadakan, para penembak jitu yang terdiri dari 50 orang tersebut melewati tahap pendidikan khusus. Diantaranya mendalami teori 2 minggu kemudian pendidikan menembak jarak 100 meter, 200 meter sampai jarak 1.500 meter.

“Untuk jarak 1.500 meter adalah jarak terjauh yang harus diikuti peserta dengan senjata khusus milik TNI-AD dengan tingkat kesulitan tinggi,” kisah Pratu Lexi Masneno, pria kelahiran Amarasi Selatan mewakili batalyon 744 Atambua, ketika ditemui kontributor halamansembilan.com, baru-baru ini.

Sementara itu Pratu Bing Jonas Lau, pria lajang asal Alor, yang saat ini bertugas di Batalyon Raider 900/Bali, mengungkapkan Pendidikan Tamtama Menembak Runduk (Diktakduk) khusus sniper diadakan dari tanggal 28/8/2019 sampai dengan 26/10/2019 yang diakhiri dengan lomba tembak antar Kodam.

Kontributor halamansembilan.com bersama salah satu sniper terbaik dari Kodam IX/Udayana

“Sedangkan tiap tingkatan jarak memiliki spesifikasi tembakan baik untuk daerah curam, sasaran bergerak, lintas air, malam hari, kecepatan tempur dan masih banyak lagi spesifikasi lain dengan menggunakan senjata buatan PT. Pindad dan beberapa dari luar negeri”, tambah Pratu Arifin, penembak jitu kelahiran Ende mewakili batalyon 743 Kupang

Ajang lomba menembak ini sudah dilakukan 6 kali berturut-turut setiap tahun dan kali ini merupakan gelombang ke-6 yang diadakan khusus untuk para sniper muda TNI-AD dan hanya mencatat juara satu saja dari seluruh sniper semua Kodam seluruh Indonesia.

“Pada ajang tahunan lomba menembak antar Kodam tahun 2019 kali ini dimenangkan oleh Kodan IX Udayana. Lomba menembak dilakukan secara berkelompok. Tiap Kodam terdiri dari 4 orang sniper terbaik yang dipilih dari tiap batalyon di Kodamnya masing-masing,” lanjut Arifin dibenarkan Pratu Miswanto asal Bima mewakili Batalyon 742/Lombok dan Pratu Abdulah sniper asal Ende yang saat ini bertugas di Kostrad Cilodong Depok, Jawa Barat. (Kontributor: Pdt Aner Abraham Nitti Runesi)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements