Tim Buser Bekuk Andi Killa di Pantai Oesapa

Advertisements

DIBEKUK – Tim Buser Polres TTS membekuk Andy Killa, tersangka trafficking di Pantai Oesapa, Sabtu 6 Januari 2018 siang.

HALAMANSEMBILAN.COM, KUPANG — Tim Buser Polres Timor Tengah Selatan (TTS) membekuk Ellyasa Andy Killa, di Pantai Oesapa, Kotamadya Kupang, Sabtu (6/1/2018) sekitar pukul 14.40 wita siang.

Warga Babau, Kupang Timur ini dibekuk polisi karena terlibat beberapa kasus trafficking di TTS dan Kupang. Ia sempat ditahan di Mapolda NTT, tapi dilepas. Kemudian ia melarikan diri sehingga masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda NTT. Ia masuk dalam kelompok (jariangan) mafia yang dipimpin Semy Bula, Cs. Jaringan ini telah mengirim ribuan TKI secara ilegal ke luar negeri.

“Memang benar ada penangkapan tersangka trafficking atas nama Andy Killa, Sabtu siang. Untuk informasi lengkap, silahkan kontak Kapolres TTS dan Kasatreskrim,” jelas salah satu anggota Satgas Anti Trafficking, melalui Aplikasi WhatsApp, Senin (8/1/2018) pagi. Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto Diyono, S.Ik dan Kasatreskrim, Iptu Yohanes Suhardi, belum merespons pertanyaan yang disampaikan wartawan ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin siang.

Informasi yang dihimpun wartawan, Andy Killa dibuntuti selama 4 hari setelah kemunculannya di Kupang, akhir Desember 2017, diketahui polisi. Berbekal Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/03/1/2018 tanggal 6 Januari 2018, Tim Buser dipimpin Kasatreskrim Polres TTS, Iptu Johanes Suhardi, memburu tersangka ke Kupang. Ia ditangkap di Pantai Oesapa dalam upayanya melarikan diri dengan sampan di pantai.

Tersangka Andy Killa ditangkap setelah seorang TKW asal Soe atas nama Yuliana Kana, asal Desa O’Of, Kecamatan Kuatnana, tewas di Malaysia setelah ia mengirimnya secara ilegal. Tidak terima anaknya tewas, orangtua korban, Barnabas Kana dan Juliana Kana melapor ke Mapolres TTS. (*)

Laporan & Editor: Julianus Akoit.

Advertisements

Advertisements

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here