Temuan Pansus Dewan: Honor Petugas Covid-19 ‘Ditahan’ Kadinkes TTS

Advertisements

“Katanya belum ditandatangani Kadinkes TTS. Kami tidak tahu alasan apa Kadinkes tahan honor kami,” ungkap beberapa petugas medis kepada Tim Pansus Dewan, Senin (15/6/2020).

SOE, HALAMANSEMBILAN.COM – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan uji petik di Puskesmas Kota Soe, Senin (15/6/2020). Dalam uji petik itu, Tim Pansus Dewan temukan fakta honor petugas medis dan paramedis yang menangani kasus Covid-19 belum dibayar.

“Katanya belum ditandatangani Kadinkes TTS. Kami tidak tahu alasan apa Kadinkes tahan honor kami,” ungkap beberapa petugas medis kepada Tim Pansus Dewan, Senin (15/6/2020).

Mereka mengungkapkan, petugas terpaksa sumbang uang pribadi untuk membeli makan ketika harus lembur menangani kasus covid-19.

Kepala Puskesmas Kota Soe, drg. Yulian Palar, membenarkan kasus ini ketika dimintai konfirmasi dan klarifikasi oleh Tim Pansus Dewan.

“Katanya uang makan Rp 200 ribu/orang/hari dan uang transport Rp 150 ribu/orang/hari ketika menangani kasus covid-19. Tapi belum dicairkan sampai sekarang. Kami belum tahu alasannya kenapa?” jelas dr. Yulian Palar.

Ia membeberkan ada 11 petugas yang dilibatkan untuk menangani kasus covid-19, yakni dokter, perawat hingga petugas cleaning services.

“Kami sudah melakukan rapid test sebanyak 11 kali terhadap 274 orang yang diduga melakukan kontak langsung dengan pasien covid-19 dari Toko Sederhana Soe. Dan ada 4 orang yang reaktif,” beber drg. Yulian Palar.

Ditegaskan, pihaknya sudah melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai garda terdepan satuan gugus penanganan covid-19 di tingkat Kabupaten TTS.

“Kami percaya, tentu hak kami yaitu honor akan dibayar Kantor Dinkes TTS,” pungkas drg. Yulian Palar dengan nada optimis.

Terhadap temuan fakta ini, Ketua Pansus Marthen Tualaka mengaku sangat kesal sekaligus prihatin.

“Orang sudah pasang badan bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19, tapi pihak Kantor Dinas Kesehatan tidak memperhatikan hak-hak para petugas medis. Kenapa honornya ditahan di Dinas Kesehatan TTS?. Nanti akan digelar rapat dengar pendapat untuk dimintai keterangan dari Kadinkes Kesehatan TTS,” tandas Marthen Tualaka.(k-3)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements