TEGANYA! Gara-Gara Sepeda Motor, Anak Adukan Ibu Kandung ke Polisi, Apa Penyebabnya?

Advertisements

“Iya benar. Saya tolak laporan pengaduannya. Saya suruh si bapak agar pulang saja ke rumahnya,” kata AKP Priyo, sebagaimana dilansir dari kompas.com.

LOMBOK, HALAMANSEMBILAN.COM – M (40) mengadukan ibu kandungnya, K (60) ke aparat di Polres Lombok Tengah gara-gara harta warisan sebuah sepeda motor.

Namun pengaduan M itu ditolak Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono. Penolakan itu divideokan dan menjadi viral di medsos dan youtube.

“Iya benar. Saya tolak laporan pengaduannya. Saya suruh si bapak agar pulang saja ke rumahnya,” kata AKP Priyo, sebagaimana dilansir dari kompas.com.

Dalam video berdurasi 14 menit, tampak M duduk bersama Priyo dan anggota polisi lainnya.

AKP Priyo dengan tegas menolak laporan itu. Alih-alih menanggapi, Priyo meminta M untuk pulang.

“Masak harga dirimu sama dengan harga sebuah sepeda motor?” tukas AKP Priyo tentang alasan ia menolak laporan pengaduan M.

“Pulang ke rumah. Dan coba bicarakan secara baik-baik dengan keluarga,” tambah AKP Priyo.

Tentang latarbelakang pengaduan M, AKP Priyo berceritera kepada wartawan, ayah M meninggal dunia. Lalu harta warisan dijual sehingga terkumpul uang Rp 200 juta.

“Ibu kandungnya diberi Rp 15 juta. Kemudian si ibu membeli sepeda motor. Namun sepeda motor itu dititipkan kepada orang lain, yang masih keluarga juga. Tapi si anak marah dan tidak terima. Lalu mengadu kepada polisi untuk diperkarakan,” kisah AKP Priyo. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements