Sopir Bus Lima Jaya Mabuk Miras, 2 Penumpang Tewas dan 13 Luka Parah

Advertisements

Gara-gara mabuk miras, sopir tidak bisa mengendalikan laju bus Lima Jaya hingga terguling di sebuah kampung dekat Desa Laenmanen, Kabupaten Malaka, Rabu (2/1/2019) pagi. Dua penumpang tewas sia-sia, satu penumpang patah kaki dan 13 orang lainnya menderita luka parah.

MALAKA, HALAMANSEMBILAN.COM – Bus Lima Jaya jurusan Malaka – Kupang, terguling di tikungan jalan di Kampung Nunsuit, Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Rabu (2/1/2019) pagi sekitar pukul 10.00 Witeng.

Akibat lakalantas tunggal tersebut, dua penumpang tewas karena tertindih bus. Sisanya 13 penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

“Informasi yang kami himpun dari saksi mata dan penumpang, sopir bus mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk dipengaruhi miras,” jelas Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Laenmanen, Iptu Oscar Pinto saat dihubungi per telepon, Rabu siang.

Ia mengatakan sopir bus sudah melarikan diri dan sedang dicari anak buahnya. Sedangkan para penumpang telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dua penumpang tewas lainnya telah diurus keluarganya dan dibawa ke kampung halaman. Satu tewas di tempat, dan satunya lagi tewas di RS Halilulik.

Saat kejadian, lanjutnya, bus Lima Jaya No.Pol. DH 7125 EB dari arah Malaka menuju Kupang. Saat menuruni jalan dan sebuah tikungan di Dusun Nunsuit, Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen, bus kehilangan kendali dan terbalik.

“Satu penumpang atas nama Sipri Klau mengalami patah kaki karena tertindih bus. Dia sedang dirawat di RS Halilulik,” pungkasnya.
(*)

Laporan & Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements