Smart dan Istrinya Berdamai: Tarik Laporan Polisi dan Bilang Salah Paham

Advertisements

“Saya khilaf dan saya minta maaf. Sebab itu salah paham antara suami-istri,” ujar Melani, didampingi Smart dan penasehat hukumnya, Semuel Haning SH, MH, dalam jumpa pers di Resto Palapa Kupang, Rabu (13/10/2021).
Smart diapit istrinya Melani dan Sam Haning, SH, MH. Foto: Istimewa

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Smart alias SFT dan istrinya MAS alias Melani telah berdamai di hadapan polisi. Laporan polisi di Polres Kupang Kota juga telah ditarik Melani.

“Saya khilaf dan saya minta maaf. Sebab itu salah paham antara suami-istri,” ujar Melani, didampingi Smart dan penasehat hukumnya, Semuel Haning SH, MH, dalam jumpa pers di Resto Palapa Kupang, Rabu (13/10/2021).

Perdamaian suami istri ini dilakukan menyusul penggerebekan di sebuah kos-kosan di samping Telaga Opa di belakang Flobamora Mall, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (9/10/2021) lalu.

Saat itu, Melani ditemani adik perempuan dan ibunya menggerebek AS alias Ayu, seorang calon Bhayangkari dengan Smart, suami Melani.

Peristiwa penggerebekan ini kemudian menjadi viral di medsos dan diberitakan oleh beberapa media online di Kupang.

Penjelasan serupa juga disampaikan Smart. Ia menegaskan itu cuma salah paham semata akibat kurangnya komunikasi ia dan istrinya.

“Ayu itu masih kerabat dekat dengan saya. Dan itu diketahui istri saya,” kata Smart.

Manager sebuah koperasi di Kupang ini juga mengungkapkan, saat digerebek istri, mertua dan iparnya, ia dan Ayu sedang makan nangka bersama. Dan tidak melakukan apapun.

Smart lalu menuturkan kronologi kenapa ia batal ke Rote dan bertemu Ayu. Sejak berangkat dari rumah, Smart mengaku sudah tidak enak hati sama istrinya Melani. Sebab beberapa hari terakhir terlibat pertengkaran.

Tiba di atas kapal cepat tujuan Rote, ia juga sempat bertengkar hebat dengan ayahnya melalui telepon. Karena kesal, ia turun dari kapal dan membatalkan keberangkatannya.

Saat membatalkan keberangkatan ke Rote, Smart tidak memberitahu istrinya.

“Karena saya masih kesal. Itu alasannya kenapa tidak memberitahu istri,” tukasnya.

Ia lalu ke kos-kosan temannya dan bertemu Ayu, yang masih dianggap kerabatnya. Mereka makan buah nangka. Sehabis dari situ, ia bakal pulang rumah dan memberitahu istri tentang pembatalan keberangkatan ke Rote.

“Tapi ternyata kami sudah digerebek. Sudah terlanjur viral,” kata Smart.

Ia dan keluarganya juga meminta maaf kepada Ayu dan calon suaminya dan telah sepakat kasus salah paham itu diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sebagai penasehat hukum, saya juga minta para wartawan agar tidak memperpanjang persoalan ini. Sebab ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” pinta Sam Haning.

Kepada warganet dan netizen, tambah Sam Haning, agar bijak menggunakan medsos dan tidak berkomentar yang arahnya menjudge, padahal tidak tahu duduk persoalan sebenarnya. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements

Advertisements