Setrum dan Gantung Anak Perempuan: Enam Orang Ditangkap, Kades Kabur ke Timor Leste

Advertisements

“Sudah ditangkap 6 orang. Sedangkan kepala desanya belum berhasil ditangkap. Diduga telah melarikan diri ketika tahu Tim Buser hendak menangkap dia di kediamannya,”  jelas Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, S.Ik melalui Kasatreskrim AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.Ik, SH, MH, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (28/10/2019) malam.

Para tersangka pelaku persekusi anak perempuan 16 tahun ditangkap Tim Buser Polres Belu. Foto: Istimewa

ATAMBUA, HALAMANSEMBILAN.COM – Tim Buru dan Sergap (Buser) Polres Belu, NTT dibantu aparta Polsek Kobalima membekuk 6 orang tersangka pelaku persekusi anak perempuan usia 16 tahun, Senin (28/10/2019). Sedangkan Kepala Desa (Kades) Babulu Selatan, Paulus Lau berhasil melarikan diri. Diduga ia melarikan diri ke wilayah Timor Leste.

“Sudah ditangkap 6 orang. Sedangkan kepala desanya belum berhasil ditangkap. Diduga telah melarikan diri ketika tahu Tim Buser hendak menangkap dia di kediamannya,” jelas Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, S.Ik melalui Kasatreskrim AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.Ik, SH, MH, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (28/10/2019) malam.

Siregar mengaku tidak tahu ke mana Kades Babulu Selatan, Paulus Lau, melarikan diri.

“Masih dicari. Pasti akan tertangkap, meski lari ke mana saja. Sebaiknya ia menyerahkan diri. Dari pada polisi bertindak tegas,” tukas Siregar memperingatkan.

BACA JUGA: VIRAL! Video dan Foto Anak Perempuan 16 Tahun di NTT Disiksa Selama 12 Jam

Enam tersangka pelaku yang telah ditangkap, rinci Siregar, yaitu Ny. Eta Hoar, Bene Bau, Domi Bere, Be Endik Asa, dan Be Ulu Marsel dan Melki Tes.

“Saksi-saksi lain dan keluarga korban sudah dimintai keterangan. Tersangka pelaku akan menyusul dimintai keterangan,” tambah Siregar.

Sementara itu salah satu anggota keluarga dari korban, kepada wartawan mengatakan memergoki sang kepala desa dibonceng tukang ojek menuju tapal batas Timor Leste, Minggu dini hari.

“Tengah malam ke daerah perbatasan untuk apa? Saya duga dia melarikan diri ke Timor Leste. Polisi harus bekerjasama dengan aparat keamanan di Timor Leste untuk menangkap Paulus Lau,” ungkapnya melalui telepon genggam.

Sebelumnya diberitakan, jagat maya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dikejutkan dengan beredarnya video dan foto persekusi dan penganiayaan terhadap seorang anak perempuan berusia 16 tahun. Korban dipaksa mengaku telah mencuri sebuah cincin emas. Karena menolak mengaku telah mencuri, korban dianiaya, disetrum dan digantung pada seutas tali nilon selama 12 jam.

Korban persekusi dan penganiayaan berinisial NB (16), warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements