Serius Ungkap Kasus Penganiayaan Ipar Bupati Terhadap Seorang TKW, Hari Ini Polisi Periksa Dua Saksi

Advertisements

“Iya benar. Hari ini kami periksa dua saksi utama, yaitu Robertus Haekase dan Aleksander Toan. Karena keduanya hadir di rumah pribadi Bupati TTU, saat terjadi penganiayaan kepada korban oleh pelaku,” jelas Kasatreskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam, Kamis siang.

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Aparat penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU) menanggapi serius kasus penganiayaan yang dilakukan Yosep Muki, ipar Bupati TTU terhadap seorang TKW. Buktinya mulai Kamis (19/11/2020), dua orang saksi mulai diperiksa intensif di Mapolres TTU.

Pelaku Yosep Muki akan menyusul diperiksa. Yosep Muki adalah Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Kabupten TTU sekaligus saudara kandung dari istri Bupati TTU, Ny. Kristina Muki. Sekarang, Ny. Kristina Muki menjadi calon bupati yang digadang-gadang akan mengganti suaminya Raymundus Sau Fernandes, S. Pt, Bupati TTU sekarang.

Sedangkan korban penganiayaan Cornelia CB Haekase, sudah dimintai keterangan pada Minggu pagi. Kini ia masih menjalani isolasi covid-19 di Komplek Rusun BTN. Korban adalah pelaku perjalanan dari Hongkong usai bekerja sebagai TKW. dan baru tiba di Kefamenanu untuk berlibur bersama keluarganya.

“Iya benar. Hari ini kami periksa dua saksi utama, yaitu Robertus Haekase dan Aleksander Toan. Karena keduanya hadir di rumah pribadi Bupati TTU, saat terjadi penganiayaan kepada korban oleh pelaku,” jelas Kasatreskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam, Kamis siang.

Selain dua saksi ini, lanjut Sujud Alif, polisi juga akan memeriksa saksi lainnya yang juga hadir di TKP.

Surat panggilan terhadap dua saksi Robertus Haekase, yang beralamat di Kefamenanu, dengan Nomor Surat : B/772/XI/2020/Reskrim tertanggal 17/11/ dan Alexander Toan, alamat Desa Haulasi : B/771/XI/2020/Reskrim tertanggal 17/11/2020/Reskrim.

Sesuai keterangan korban Cornelia Haekase dan keluarga korban yang berada di TKP saat malam kejadian, bahwa Robertus Haekase dan Alexendar Toan merupakan saksi utama. Keduanya yang berusaha memisahkan dan menarik paksa Yosef Muki dari korban, Cornelia Haekase saat dicekik oleh pelaku Yosef Muki.

Sebelumnya diberitakan, Cornelia CB Haekase (54), seorang buruh migran atau tenaga kerja wanita (TKW) nyaris tewas dicekik Yosep Muki, ipar dari Bupati Timor Tengah Utara (TTU), raymundus Sau Fernandes, S.Pt.

Korban selama ini bekerja sebagai TKW di Hongkong. Dan baru tiba di Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT dalam rangka liburan.

Sedangkan terduga pelaku, Yosep Muki, adalah seorang pejabat di Pemkab TTU. Ia menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten TTU. Ia juga ipar dari Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt atau adik kandung dari Ny. Kristina Muki, S. Pd, M.M. Dan Ny. Kristina Muki dikenal sebagai Calon Bupati TTU dari Partai Nasdem.

“Dia cekik sampai saudara saya hilang suara dan lidah sampai menjulur keluar. Beruntung ada yang melerai. Kalau tidak bisa mati. Peristiwa itu terjadi rumah pribadi Pak Bupati TTU, Sabtu (14/11/2020) malam,” kisah Ny. Hironima Haekase yang mendatangi kediaman wartawan di Kefamenanu, Minggu malam.

Korban sudah melapor ke Polres TTU dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Dibuktikan dengan laporan polisi bernomor: STPL/369/XI/2020/NTT/RES TTU. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements