Seorang Istri di Kupang Hobby ‘Main Tangan’, Suami Nangis Lapor Polisi

Advertisements

“Polisi sudah berusaha mediasi untuk mendamaikan kedua pasutri itu, namun sang suami bersikeras tidak mau damai,” jelas Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., melalui Kasat Reskrim Iptu Hasry Jaha, SH., Senin (19/10/2020).

Ilustrasi

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – FD (51), seorang suami yang beralamat di Jalan Trikora, RT 007/RW 003, Kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, mengadukan istrinya AT (39) ke aparat Polres Kota Kupang.

Pasalnya istrinya suka sekali ‘main tangan’ hingga wajahnya babak belur, jika bertengkar karena masalah dalam rumah tangga. Dengan berlinang air mata dan wajah bengkak, sang suami melaporkan istrinya ke polisi.

Peristiwa KDRT ini terjadi bulan Mei 2020 lalu. Padahal keduanya baru menikah bulan Januari 2020. Laporan KDRT itu dibuktikan dengan laporan polisi Nomor: LP/B/542/V/2020, SPKT Resort Kupang Kota, tanggal 9 Mei 2020.

“Polisi sudah berusaha mediasi untuk mendamaikan kedua pasutri itu, namun sang suami bersikeras tidak mau damai,” jelas Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., melalui Kasat Reskrim Iptu Hasry Jaha, SH., Senin (19/10/2020).

Karena gagal berdamai, lanjut Iptu Jaha, berkas perkara pasutri itu dilimpahkan ke jaksa untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga akhirnya AT ditetapkan sebagai tersangka tanggal 19 September 2020 lalu, sebagaimana dibuktikan dengan surat pemberitahuan kepada Kepala Kejari Kota Kupang dengan Nomor: B/212/IX/2020/Reskrim tanggal 21 September 2020 yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Jaha.

AT disangkakan melanggar pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

“Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah),” jelas Iptu Hasri Jaha.

Kasus KDRT ini juga unik karena sang suami, FD juga dilaporkan istrinya AT ke polisi dan sedang dalam proses pemeriksaan. (k-1)

Advertisements

Editor: Ade

Advertisements