PILKADA TTU – David Djuandi-Eusabius Binsasi Harus Perbaiki Birokrasi Yang Rusak Selama 10 Tahun

Advertisements

Pimpinan Parpol Koalisi Paket Desa Sejahtera Beri Tugas Penting

“Saya tugaskan kepada mereka untuk menata kembali pengelolaan pemerintah di Kabupaten TTU yang sudah rusak berat selama 10 tahun terakhir,” pinta Gabriel Manek.

Paslon Paket Desa Sejahtera David Djuandi (kiri) dan Eusabius Binsasi (kanan) mengapit Ketua Pemenangan, Gabriel Manek (tengah)

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Tiga pimpinan parpol koalisi paket Desa Sejahtera memberi tugas penting kepada paslon Bupati dan Wabup David Djuandi-Eusabius Binsasi agar bila terpilih nanti harus memperbaiki birokrasi TTU yang sudah rusak selama 10 tahun.

Permintaan ini disampaikan Gabriel Manek, Ketua Pemenangan paket Desa Sejahtera, dalam orasi politik di depan kantor Golkar Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (2/9/2020).

Orasi disampaikan Manek saat Deklarasi Paket Desa Sejahatera. Djuandi David- Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) maju bertarung dalam Pilkada TTU diusung Partai Politik Golkar, Gerindra dan PKB.

“Saya tugaskan kepada mereka untuk menata kembali pengelolaan pemerintah di Kabupaten TTU yang sudah rusak berat selama 10 tahun terakhir,” pinta Gabriel Manek.

Ia menantang untuk membuktikan pernyataannya jika masyarakat tidak percaya rusaknya pengelolaan pemerintah yang sekarang dalam 10 tahun terakhir ini.

“Ini saya tunjukkan buktinya. Hubungan antara DPR dan Bupati rusak berat, kalau hubungan keduanya rusak, bagaimana bisa kerja urus rakyat! David dan Eusabius mampu menata kembali. Mereka mampu melakukan rekonsiliasi, melakukan perdamaian, pemerintah dengan DPR harus berdamai. Mereka juga mampu melakukan rekonsiliasi antara kelompok-kelompok masyarakat. Selama 10 tahun kita hidup terkotak-kotak, masyarakat harus bersatu kembali”, tegas Manek dalam orasi politiknya.

Mantan Bupati TTU ini menegaskan ia sangat percaya kepada David Djuandi-Eusabius Binsasi karena punya pengalaman luar biasa dan kemampuan sangat terukur dan teruji sebagai seorang birokrat.

“Mereka paham benar bicara soal birokrasi. Tidak perlu belajar lagi, tidak perlu ikut kursus-kursus lagi untuk menjadi pemimpin membangun TTU. Mereka sudah pensiun berarti mereka sudah betul-betul matang dalam pekerjaan mengatur rakyat. Mereka tahu semua permasalahan di TTU. Saya percaya 100 persen kepada paslon Desa Sejahtera untuk mengabdi kepada rakyat,” tandas Manek.

Hal senada diungkapkan Calon Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi. Menurutnya, masyarakat TTU harus hidup lebih baik dan sejahtera. Ia bertekad bersama pasangan calon bupatinya akan memperbaiki birokrasi TTU yang sudah rusak dari tingkat desa sampai kabupaten.

“Harapan kami, masyarakat TTU harus hidup lebih sejahtera dan selalu merasa aman. Birokrasi yang terbengkalai juga akan kami benahi dimulai dari tingkat desa”, pungkas Binsasi.

Sementara Djuandi David pada kesempatan menyampaikan orasi politiknya, mengatakan program Paket Desa Sejahtera adalah membangun dari desa.

“Program paket Desa Sejahtera adalah membangun dari Desa dengan tagline, Desa Sejahtera menyumbang kepada kecamatan sejahtera, kecamatan sejahtera menyumbang kepada satu kabupaten sejahtera. Karena kita memang hidup dari desa. Kalau misalnya kita hidup sejahtera di desa otomatis TTU ke depan juga akan sejahtera” ungkap Djuandi.

Hadir massa pendukung dan simpatisan sekitar 3.000 orang. Turut hadir dalam acara deklarasi paket Desa Sejahtera, anggota DPR RI Fraksi PKB, Edward Tannur, anggota DPRD Prop NTT Fraksi Golkar, Gabriel Manek, Ketua DPC Gerindra TTU (Ketua pemenangan), Fredi Meol, Ketua DPD II Golkar TTU, Kristoforus Efi, Ketua Pelaksana DPC PKB TTU, Oscar Battu, para anggota DPRD TTU dari parpol pengusung paket Desa Sejahtera. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements