Pertama di Indonesia: Walikota Ini Pecat Kadishub dan Seluruh Stafnya

Advertisements

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, mencopot semua pejabat dan staf di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang. Alasannya karena ‘suka kepala batu’ (tidak taat perintah dan instruksi pimpinan, Red) dan terindikasi korupsi hasil pendapatan dari parkiran serta membuat karcis parkir bodong. Mungkin, ini baru pernah terjadi Indonesia.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mencopot semua pejabat dan staf Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang.

“Kami bersihkan semuanya. Karena ada indikasi korupsi,” tukasnya saat melantik para pejabat eselon lingkup Pemkot Kupang di aula Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (18/1/2019).

Alasan lain, melawan perintah dan instruksi pimpinan.

“Ada juga yang korupsi hasil pendapatan dari retribusi parkir. Juga membuat karcis parkir bodong,” ungkap Jefri Riwu Kore.

Dan soal dugaan tindak pidan korupsi ini, Walikota Kupang menegaskan pihaknya akan menyerahkan ke penyidik untuk memeriksa. Jika terbukti, maka akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menantang, jika mereka tidak puas silahkan melapornya ke mana saja.

Ditambahkan, dalam waktu dekat akan dimutasikan ke tempat lain dan mengisinya kantor yang kosong itu dengan orang baru yang memang rajin bekerja secara jujur.

Data yang diperoleh wartawan menyebutkan total ada 84 orang PNS di Kantor Dishub Kota Kupang ditambah 67 pegawai tidak tetap (PTT). Sedangkan yang menduduki eselon ada 17 orang, dengan rincian: eselon II ada 1 orang, eselon III ada 4 orang, dan eselon IV ada 12 orang.

Pelantikan 18 pejabat eselon II di lingkup Pemkot Kupang, Jumat kemarin, dilakukan setelah melalui proses uji kompetensi.

Turut hadir dalam acara pelantikan Ketua DPRD Kota Kupang Yeskial Loudoe, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man dan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Yos Rera Beka. Termasuk hadir Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para undangan lainnya. (*)

Laporan & Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements