Pertama di Dunia! Akan Digelar Festival Memanggil Ikan Duyung di Alor

Advertisements

“Memang akan digelar Festival Memanggil Dugong (Ikan Duyung, Red) di Alor. Yang akan diikuti oleh puluhan pawang. Nanti Ibu Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti akan hadir bersama Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Ada juga menteri terkait dan pejabat negara. Para wisatawan luar negeri juga akan datang ke Alor,” promosi Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT, I Wayan Darmawan, yang ditemui di Kupang, Selasa (2/7/2019).

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Pernah menyaksikan pawang memanggil ikan duyung? Kalau belum pernah, silahkan ke Kabupaten Alor, Provinsi NTT. Di sana akan digelar festival memanggil ikan duyung oleh puluhan pawang setempat. Dan festival ini merupakan yang pertama digelar di dunia. Rencananya akan digelar pada tanggal 18 – 24 Juli 2019 yang akan datang.

Festival ini akan disaksikan langsung oleh Menteri Perikanan dan Kelautan RI, Susi Pudjiastuti dan sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya, serta para wisatawan luar negeri.

“Memang akan digelar Festival Memanggil Dugong (Ikan Duyung, Red) di Alor. Yang akan diikuti oleh puluhan pawang. Nanti Ibu Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti akan hadir bersama Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Ada juga menteri terkait dan pejabat negara. Para wisatawan luar negeri juga akan datang ke Alor,” promosi Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT, I Wayan Darmawan, yang ditemui di Kupang, Selasa (2/7/2019).

Memanggil dugong, kata Wayan Darmawan, adalah budaya lokal di Alor yang telah hidup ratusan tahun lalu. Dan kini pemerintah berkomitmen untuk melestarikan budaya tersebut. Apalagi budaya itu memiliki daya tarik pariwisata.

“Festival memanggil ikan duyung ini, adalah yang paling unik di dunia dan pertama kali digelar di dunia. Tidak ada festival ini di belahan bumi manapun,” tukasnya.

Pemprov NTT juga akan menjadikan festival dugong sebagai agenda tetap pariwisata di NTT. Dan akan diramaikan dengan aneka perlombaan seperti pakaian adat dan tenun ikat setempat, membuat menu berbahan dasar hal laut, car free day, tarian dan sebagainya.

“Nanti juga dibarengi pelatihan koki oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT termasuk peresmian restoran-restoran untuk mendukung pengembangan pariwisata di Alor,” tambah Wayan Darmawan.

Ditambahkan, persiapan dan koordinasi sementara dilakukan sehingga pada puncak acara, kegiatan bisa berjalan sukses.

“Saya berharap para wisatawan dari luar negeri akan berdatangan ke Alor. Ini tentu akan mendongkrak serta menggairahkan tingkat hunian hotel dan penginapan di Alor,” tukasnya optimis. (ade)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements