Pensiunan Guru Ajarkan Ilmu ‘Ukur Badan’ kepada Mantan Muridnya di Kamar Kos, Malah Kejang-Kejang Hingga Tewas

Advertisements

Kakek AS diduga kelelahan lalu tewas usai mengajarkan ilmu ‘ukur badan’ kepada mantan siswinya berinisial YN (20). YN tamat sebuah SMP terkenal di Kota Kupang dan Kakek AS adalah mantan gurunya.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Seorang pensiunan guru berinisial AS (60) tewas usai kejang-kejang di sebuah kamar kos ‘Bravo Lima’, di Jalan Bundaran PU, RT 04/RW V, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kakek AS diduga kelelahan lalu tewas usai mengajarkan ilmu ‘ukur badan’ kepada mantan siswinya berinisial YN (20). YN tamat sebuah SMP terkenal di Kota Kupang dan Kakek AS adalah mantan gurunya.

“Iya benar, kami sudah selesai memeriksa TKP. Korban sudah dibawa ke RSU Bhayangkara Titus Uly untuk dilakukan otopsi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” jelas Kapolsek Oebobo, Kompol I Ketut Saba.

Namun Ketut Saba tidak mau menjelaskan kenapa korban tewas di dalam kamar kos dan mengapa ada seorang wanita berusia muda bersamanya. Ia juga menolak menyebutkan siapa pemilik kos tersebut.

“Masih dalam penyelidikan petugas,” kilah Ketut Saba beralasan.

Beberapa perangkat kelurahan setempat membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Mereka menyayangkan karena mestinya tidak boleh ada praktek esek-esek di kos-kosan tersebut.

“Kos-kosan itu milik seorang polisi berinisial NA. Pemiliknya tidak pernah melaporkan kepada saya soal kos-kosannya. Para penghuni kos juga tidak jelas karena tidak pernah melapor kepada saya sebagai Ketua RT,” tukas Ketua RT 04, Imanuel Ndun, sebagaimana dilansir dari delegasi.com.

Lurah Oebufu, Zet Batmalo, yang dihubungi terpisah membenarkan soal tragedi yang menimpa pensiunan guru tersebut.

Ditanya apakah kos-kosan itu diduga menjadi tempat esek-esek, Lurah Oebufu membenarkan dugaan tersebut.

“Memang ada informasi yang masuk berkali-kali soal aktifitas ilegal di kos-kosan tersebut. Saya bersama Babinkantibmas, Babinsa serta Ketua LPM, pernah datang ke sana untuk memeriksa. Namun mungkin informasi bocor, sehingga tidak ditemukan pasangan yang mencurigakan,” kata Batmalo.

Beberapa warga yang berdomisili dekat kos-kosan tersebut menyebutkan, YN dan Kakek AS bukan penghuni kos. Mereka cuma menyewa kamar kos secara jam-jaman.

“Kos-kosan ini sangat terkenal di Kota Kupang. Sudah diberitakan berkali-kali oleh wartawan. Tapi tetap saja ramai didatangi om-om dan gadis muda,” ungkap salah satu warga, Sabtu malam. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements