Pantai Sulamanda, Gadis Cantik Nan Menggoda di Bibir Teluk Kupang

Advertisements

Pantai Sulamanda

BOSAN dengan tempat rekreasi di dalam Kota Kupang? Di luar kota masih banyak spot wisata yang menarik untuk didatangi. Coba jenguk sejumlah pantai yang melengkung indah dan seksi di bibir Teluk Kupang, di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dijamin Anda akan betah berlama-lama di sana, bercengkrama bersama keluarga atau kekasih dan orang terdekat. Dan pasti Anda akan kembali lagi ke sana.

Salah satu pantai yang indah di Teluk Kupang, yaitu Pantai Sulamanda. Pantai ini terletak di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Anda cuma membutuhkan waktu 15 menit dengan kendaraan pribadi untuk tiba di sana. Atau bisa juga menggunakan sepeda motor atau angkutan pedesaan untuk mencapai pantai yang indah dan elok ini. Sebab jaraknya cuma 13 Kilometer arah Timur Kota Kupang.

Di ujung Jembatan Tarus, selepas Kantor Polsek Kupang Tengah, Anda belok kiri masuk sekitar 500 meter melalui jalan beraspal yang sempit. Meliuk-liuk melewati perkampungan kecil.

Sebelum mencapai bibir pantai, Anda akan disuguhi hamparan sawah menghijau yang membentang ratusan hektar luasnya di kiri dan kanan jalan beraspal. Bak permadani hijau raksasa yang senagaja digelar alam untuk menyambut kedatangan Anda di Pantai Sulamanda.

Jalan masuk Pantai Sulamanda diapit bentangan sawah yang menghijau

Suara burung sawah dan gemercik air yang mengalir lembut di selokan, bagaikan musik alam yang menggoda telinga. Sungguh, aroma pedesaan yang masih asri dapat Anda temukan di sana.

Usai mata dimanjakan areal persawahan yang menghijau, Anda akan disuguhi bentangan pasir putih diselipi aneka koral dan kerikil serta tonggak kayu bakau yang menyembul di bibir Pantai Sulamanda. Bagaikan perawan desa yang memanggil datang dengan senyuman menggoda.

Bunyi desiran ombak di pasir dan kesiur angin laut diselingi teriakan burung camar di rerimbunan pohon bakau serasa menentramkan jiwa. Apalagi ditutupi dengan kilau cahaya merah lembayung di garis langit sebelah barat, ibarat kanvas raksasa yang begitu mempesona, saat Anda menanti dengan cemas cumbuan sunset di batas senja.

Capek bermain-main dengan anak gelombang dan aneka koral dan pasir lembut, silahkan mengisi perut dengan aneka camilan sederhana ala koki pedesaan yang dijual di tepi pantai oleh mama-mama dan para gadis desa.

Ada air kelapa muda yang segar, jagung pulut rebus dan bakar, aneka kripik, minuman dan air kemasan. Ada juga aneka rujak dan buah-buahan segar seperti melon, mangga, pisang, semangka dan sebagainya.

“Terima kasih untuk warga Kota Kupang dan sekitarnya yang telah datang berkunjung di Pantai Sulamanda. Kami masih terus membenahi beberapa fasilitas yang masih kurang. Secara bertahap akan dibangun,” janji Kades Mata Air, Benyamin Kanuk, ketika ditemui di Pantai Sulamanda.

“Sulamanda akronim dari kata: Sudah Lama Menanti Anda. Ibarat gadis cantik, pantai ini sedang menunggu kekasih jiwanya untuk datang bercumbu bersamanya, menikmati gairah cinta alam yang mempesona,” kisah Kades Benyamin, soal asal mula nama Pantai Sulamanda.

Pantai ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Mata Air bekerjasama dengan pemuda dan pemudi Karang Taruna. Pengunjung cuma membayar karcir parkir Rp 2000 perak untuk sepeda motor dan Rp 5.000 perak untuk kendaraan roda empat dan seterusnya. Murah bukan?

Hayo, main-main ke Pantai Sulamanda di Bibir Teluk Kupang yang indah dan seksi. (***)

Penulis dan Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements