Paksa Ibu Dokter ‘Goyang Tiktok’, Peter Muskanan Disergap di Pelabuhan Hansisi

Advertisements

Ia dicari-cari polisi karena memaksa seorang dokter muda berinisial L untuk ‘goyang tiktok’ di kamar rumah dinas dokter, di sebuah puskesmas di Kabupaten Rote Ndao, awal Juni 2021 lalu.
Peter Muskanan (bercelana pendek) diapit Tim Buser sesaat setelah ditangkap, Jumat (8/10/2021) petang

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Tim Buser Polres Rote-Ndao membekuk Peter Muskanan (26) di Pelabuhan Hansisi, Kecamatan Semau Utara, Kabupaten Kupang, Jumat (8/10/2021) petang.

Muskanan disergap polisi saat sedang mengantar kerabatnya ke Pelabuhan Hansisi untuk menyeberang ke Kota Kupang.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao Iptu Jems Mbau. Mereka juga dibantu anggota Polsek Semau.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini, ditangkap setelah melarikan diri dari kejaran polisi dan bersembunyi di Pulau Semau selama 3 bulan.

Ia dicari-cari polisi karena memaksa seorang dokter muda berinisial L untuk ‘goyang tiktok’ di kamar rumah dinas dokter, di sebuah puskesmas di Kabupaten Rote Ndao, awal Juni 2021 lalu.

Kronologi Kasus

Muskanan diam-diam telah memperhatikan dokter L dan segala aktivitasnya di puskesmas. Ia benar-benar mabuk kepayang melihat ‘bodi poco-poco’ sang dokter yang masih bujang tersebut.

Malam hari, Muskanan tidak bisa menahan lagi bulu rindu yang mengelitik-gelitik hatinya. Apalagi ditambah cuaca dingin di bulan Juni yang menusuk masuk dalam selimut hingga ke sum-sum tulang lelakinya.

Bermodalkan sebuah masker dan nekat yang membuncah di dada, Muskanan datang mencungkil jendela kamar tidur sang dokter di rumah dinasnya.

Melihat sang dokter yang tidur dalam posisi sembrono, buah jakun muskanan naik turun tidak karuan.

Ia langsung menjempit pinggul sang dokter sambil mencoba menyiapkan posisi untuk ‘goyang tiktok’. Sialnya, sang dokter terbangun dan langsung menjerit minta tolong.

Karena panik, Muskanan menjambak rambut lalu membenturkan kepala sang dokter berkali-kali ke dinding tembok kamar.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong bergegas menghampiri rumah dinas sang dokter. Namun Muskanan sudah kabur melalui jendela kamar sang dokter.

Dokter L pun membuat laporan polisi ke Polsek Rote Tengah, Polres Rote Ndao. Laporan kasus pencabulan ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/06/VI/ 2021/Sek Roteng tanggal 6 Juni 2021.

Muskanan sempat dicari-cari polisi saat bersembunyi di hutan sekitar kampung tempat tinggalnya. Namun kemudian kabur dengan menumpang ferry ke Kupang. Hingga akhirnya tertangkap di Pelabuhan Hansisi, Pulau Semau. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements

Advertisements