Masyarakat Tutup Sumber Air Bonleu, 7.000 Warga Kota SoE Terancam Kekeringan

Advertisements

“Kami kasih kalian minum air, kamu kasih apa untuk kami sebagai balasannya,” tanya Obed dan Simon Liem.
Jalur pipa air dari sumber air Bonleu ke Kota Soe diputuskan

SOE, HALAMANSEMBILAN.COM – Sebanyak 7.099 jiwa warga di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kekurangan pasokan air bersih sejak Selasa (12/10/2021).

Pasalnya, tokoh masyarakat didukung tokoh adat di Desa Bonleu, Kecamatan Tobu, menutup sumber air terbesar di TTS, yaitu Mata Air Bonleu.

Jalur pipa air menuju Kota Soe, ibukota Kabupaten TTS, diputuskan. Pemutusan jalur pipa air didahului dengan upacar adat, dipimpin dua tokoh adat setempat, yaitu Obed Liem dan Simon Liem. Hadir juga dua tokoh masyarakat setempat, yaitu Soleman Fallo dan Ny. Aleta Baun.

Pemutusan jalur pipa air Selasa siang, adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya masyarakat setempat sudah memutuskan jalur pipa pada bulan Mei 2021 lalu. Namun berkat campur tangan DPRD TTS dan Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, SH, sumber air Bonleu dibuka kembali.

Tokoh adat dan tokoh masyarakat sedang gelar upacara adat sebelum memutuskan jalur pipa air ke Kota SoE

Ada beberapa kesepakatan tertulis yang dibuat dan harus dipenuhi Pemkab TTS sehingga masyarakat Desa Boneleu membuka kembali sumber air setempat.

Obed Liem dan Simon Liem, kepada wartawan menjelaskan sejak dulu kala, sumber mata air Bonleu sudah diserahkan kepada pemerintah untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan banyak orang. Namun tidak gratis. Tetapi ada kompensasinya.

“Kami kasih kalian minum air, kamu kasih apa untuk kami sebagai balasannya,” tanya Obed dan Simon Liem.

Pada bulan Juni 2021 lalu, Pemkab TTS berjanji akan membangun ruas jalan Fatumnutu – Boneleu senilai Rp 3,5 miliar. Namun sampai hari ini, lanjut Simon dan Obed, janji itu tidak ditepati.

“Masyarakat kecewa karena sudah ditipu Bupati TTS. Terpaksa kami tutup kembali sumber mata air Bonleu,” pungkas Obed dan Simon. (k-2)

Editor: Ade

Advertisements

Advertisements