LUAR BIASA! Baru 21 Hari Bertugas di NTT, Kajati Yulianto Selamatkan Uang Negara Rp 100 Miliar

Advertisements

“Begitu sampai di Kupang, saya bikin program Tabur alias Tim Tangkap Buronan. Saya perintah anak buah cari dan kejar semua buronan korupsi. Mereka lari sampai lubang semut pun, kita kejar dan tangkap. Pas ada kasus kredit macet di Bank NTT Cabang Surabaya, ya…saya perintahkan tangkap!” cerita Yulianto kepada wartawan di Kupang, Minggu (28/6/2020) malam.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Masyarakat NTT dan pemerhati masalah hukum mengacungkan jempol bagi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Yulianto, S.H, M.H. Pasalnya, meski baru bertugas 21 hari, ia sudah berhasil menyelamatkan uang negara dari tindak korupsi sebesar Rp 100 miliar.

Kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan itu adalah dalam kasus dugaan korupsi kredit macet Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018 senilai Rp. 149 miliar. Total kerugian dari kredit macet (fiktif) itu adalah Rp 127 miliar berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan NTT.

“Begitu sampai di Kupang, saya bikin program Tabur alias Tim Tangkap Buronan. Saya perintah anak buah cari dan kejar semua buronan korupsi. Mereka lari sampai lubang semut pun, kita kejar dan tangkap. Pas ada kasus kredit macet di Bank NTT Cabang Surabaya, ya…saya perintahkan tangkap!” cerita Yulianto kepada wartawan di Kupang, Minggu (28/6/2020) malam.

BACA JUGA: Diduga Ada ‘Broker’ di Bank NTT Cabang Surabaya: Disogok Mobil Mewah dan Dijamu Wanita Nakal

Alhasil dalam 21 hari anak buahnya berhasil menangkap 2 orang pengusaha nakal yang punya masalah kredit macet di Bank NTT Cabang Surabaya. Kedua pengusaha itu adalah Yohanes Ronal Sulayman dan Muhammad Ruslan.

“Dari tangan Yohanes Ronal Sulayman, berhasil diselamatkan uang senilai Rp 90 miliar dari sejumlah aset seperti tanah, bangunan, kendaraan dan sebagainya. Sedangkan dari Muhammad Ruslan, berhasil disita uang tunai sebesar Rp 9,5 miliar dari rekening bank miliknya,” papar Yulianto.

Pihaknya, lanjut Yulianto, terus memburu tersangka lainnya yang terkait dengan kasus kredit macet di Bank NTT Cabang Surabaya. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements