Kisah Madame Curie Pemenang Nobel Dua Kali dengan Sang Gurunya

Advertisements

Saat upacara pembukaan akan segera dimulai, terlepas dari semua orang, nyonya Curie tiba-tiba turun dari podium, memegang bunga melalui kerumunan. Datang menuju ke seorang wanita tua yang menggunakan kursi roda. Madame Curie menciumnya dengan penuh kasih sayang dan dengan lembut mendorong kursi rodanya ke arah podium. Dia kembali ke atas podium, dan memperkenalkannya pada semua orang. Orang tua itu adalah guru masa kecilnya, guru Oban.

MARIE Curie atau Madame Curie lahir dengan nama lengkap Maria Salome Sklodowska, di Warsawa, sekarang Polandia, pada 7 November 1867.

Dia merupakan perempuan pertama peraih Penghargaan Nobel, profesor perempuan pertama di Universitas Paris, dan perempuan satu-satunya yang meraih Penghargaan Nobel untuk dua kategori.

Bersama dengan suaminya, Pierre Curie, dia menemukan unsur polonium dan radium. Setelah kematian Pierre, dia mengembangkan lebih lanjut sinar-X.

Tak mengetahui bahaya zat radioaktif, paparan radiasi sinar radium membuat dia mengidap anemia dan menghembuskan napas terakhirnya pada 4 Juli 1934.

Madame Curie adalah orang Polandia, yang merupakan ilmuwan wanita paling terkenal di dunia.

Dia memenangkan hadiah Nobel dua kali, dan orang menghormatinya sebagai “Ibu Radium”. Karena ahli fisika dan kimia ini menemukan radium, yang membuat perubahan besar bagi dunia.

Advertisements

Advertisements

Advertisements