Ketua DPRD TTU Akui Sakit Hati Diisukan ‘Perintah’ Bupati dan Wabup TTU Untuk Cabut Ribuan SK Guru Teko

Advertisements

“Saya kita cuma orang bodoh saja yang berani buat isu murahan itu di medsos. Dan saya benar-benar sakit hati karena ulah oknum yang membuat fitnah dengan bersembunyi di balik akun palsu,” jelas Ketua DPRD TTU, Hendrikus F Bana, SH saat dihubungi via ponsel, Senin (22/3/2021) pagi.

Ketua DPRD TTU Hendrikus F Bana SH

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Hendrik F Bana SH, mengaku sangat geram dan sakit hati karena isu-isu yang beredar di medsos selama beberapa hari terakhir.

Ia diisukan sangat angkuh dan berani ‘memerintahkan’ dan mendikte Bupati TTU, David Djuandi dan Wabup TTU, Eusabius Binsasi agar mencabut ribuan SK Pengangkatan Guru Tenaga Kontrak (Teko).

Dengan alasan SK Pengangkatan guru teko itu adalah produk politik dari mantan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dalam rangka memenangkan istrinya, Ny. Kristiana Muki dalam Pilkada Serentak 2020 lalu.

Sedangkan pengangkatan guru teko seharusnya berpedoman pada Peraturan Bupati TTU Nomor 10 Tahun 2012 tentang SOP Penerimaan Tenaga Kontrak Daerah Kabupaten Timor tengah Utara.

“Saya kita cuma orang bodoh saja yang berani buat isu murahan itu di medsos. Dan saya benar-benar sakit hati karena ulah oknum yang membuat fitnah dengan bersembunyi di balik akun palsu,” jelas Ketua DPRD TTU, Hendrikus F Bana, SH saat dihubungi via ponsel, Senin (22/3/2021) pagi.

Advertisements

Advertisements

Advertisements