Kenapa Randy Ajak Bertemu Astrid Setelah Blokir Nomor WA Astrid 3 Bulan? Begini Pendapat Ahli Hukum

Advertisements

Rekonstruksi pembunuhan Astrid dan Lael

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Saksi ahli hukum pidana, Michael Feka, SH, MH, dari Fakultas Hukum Unika-Kupang mengatakan setelah memblokir Nomor WA korban Astrid Manafe dari Mei-Agustus 2021, Randy Badjideh kembali buka blokir.

“Ada apa sebenarnya? Ini bisa dijelaskan korelasinya dengan pembunuhan berencana itu,” jelas Feka.

Menurut Feka, waktu tiga bulan sangatlah cukup untuk memikirkan dan merancang locus, tempus dan modus operandi-nya.

Dari kumpulan fakta yang dihimpun penyidik, pada tanggal 27 Agustus 2021 tiba-tiba terdakwa Randy membuka blokir nomor ponsel korban Astrid Manafe.
Lalu menelpon Astrid minta bertemu.

Namun Astrid menolak bertemu. Namun Randy merayu Astrid, dan mengatakan besok 28 Agustus 2021 ia berangkat ke Jakarta. Lagi-lagi Astrid menolak ketemu.

Tidak kehilangan akal, Randy terus merayu Astrid. Ia bilang kalau tidak mau ketemu, biarkan ia ketemu untuk melihat anaknya, Lael Maccabee saja. Itu sudah cukup.

Maka malam itu, Astrid meninggalkan kos-kosan Bayu Irianto, bertemu dengan Randy. Dan Randy datang menjemput dengan mobil Toyota Rush yang sudah disiapkan sejak siang harinya.

Akhirnya, lanjut Feka, terjadilah kasus pembunuhan berencana tersebut. Dan mobil Toyota Rush itu digunakan untuk mengangkut dan menyembunyikan sementara dua jenazah korban, Astrid dan Lael, sebelum digali lubang di hutan Penkase.

“Ketika membuka blokir ponsel korban, unsur mens rea-nya (sikap batin terdakwa Randy) terpenuhi,” kata Feka.

Advertisements

Sedangkan unsur actus reus-nya sudah terpenuhi oleh rangkaian peristiwa penjemputan korban Astrid Manafe dan bayinya, hingga berakhir eksekusi menghilangkan nyawa dua korban, menyembunyikan sementara jenazah di atas mobil, hingga mencari tempat untuk menggali lubang di hutan Penkase dibantu orang lain serta menguburkan di lubang yang sudah disiapkan.

“Maka dari rangkaian fakta itu, pasal 338 KUHP dan pasal 340 KUHP yang dipasang penyidik sudah terpenuhi dan klop,” pungkas Feka. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements