Kelompok Cipayung Dibuat Shock: Aduan Soal Gubernur NTT Buat Kerumunan Ditolak Polda NTT

Advertisements

Pasalnya, saat mereka melaporkan Gubernur NTT, Victor B Laiskodat dan Wagub NTT, Josef Nae Soi, di Mapolda NTT, Kelompok Cipayung tidak diberi Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) sebagai bukti laporannya telah diterima.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Gabungan mahasiswa GMKI, PMII, PMKRI, HMI dan juga DPD GMNI NTT yang tergabung dalam Kelompok Cipayung dibuat shock, saat mendatangi Markas Polda NTT, Selasa (31/8/2021) siang.

Pasalnya, saat mereka melaporkan Gubernur NTT, Victor B Laisodat dan Wagub NTT, Josef Nae Soi, di Mapolda NTT, Kelompok Cipayung tidak diberi Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) sebagai bukti laporannya telah diterima.

Mereka cuma dimintai keterangan tentang tujuan membuatkan laporan tersebut. Kemudian dipertemukan dengan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, S.IK, MH.

BERITA TERKAIT: 

Soal Pesta dan Jogetan Heboh Pejabat, Kelompok Cipayung Desak Gubernur NTT Minta Maaf

Pejabat Pesta dan Joget di Tepi Pantai, Wagub NTT: itu Bukan Pesta

Dalam dialog dengan Kabid Humas Polda NTT, mereka diarahkan untuk melapor ke Tim Satgas Pencegahan Polda NTT. Selain itu dokumen dan bukti pendukung yang diserahkan ke polisi, dikembali serta tidak dibuatkan surat tanda terima dokumen.

“Kami kecewa. Kapolda NTT dan jajarannya tidak merespons baik laporan Kelompok Cipayung. Kami minta Kapolri mencopot Kapolda NTT,” tukas mereka berbarengan kepada para wartawan yang menunggu di pintu keluar SKPT.

Kelompok Cipayung berjanji dalam waktu dekat akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolda NTT. (k-1)

Editor: ade

Advertisements

Advertisements

BACA JUGA:  ASTAGA - Kades Sono Palsukan Tandatangan Bendahara Desa, Uang Dana Desa Masuk Rekening Anak dan Istri, Serta Rekening Pribadinya