Kejari TTU Minta Tokoh Agama Katolik Dukung Upaya Pemberantasan Korupsi

Advertisements

“Selama 10 tahun terakhir penegakan hukum di TTU mati suri. Namun setelah Pak Roberth Lambila dan staf bertugas di Kefamenanu, banyak kasus korupsi berhasil diusut tuntas dan disidangkan di pengadilan Tipikor. Ini prestasi membanggakan. Dan kami gereja Katolik sangat mendukung itu,” puji Romo Gerardus Salu Pr.

Tampak Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, SH, MH (paling kiri) dan stafnya berkiunjung ke Ketua Dekenat Kefamenanu, Romo Gerardus Salu, Pr untuk meminta dukungan moril dalam upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kabupaten TTU

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Roberth Jimmy Lambila, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengunjungi Ketua Dekenat Kefamenanu, Romo Gerardus Salu, PR di Aula Pastoran Sta. Theresia Kefamenanu, Selasa (8/6/2021) pagi.

Dalam kunjungan penuh keakraban tersebut, Kajari TTU didampingi stafnya, Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C Foeh, SH, Kasi Barang Bukti Kejari TTU, Rezza Faundra Afandi, SH dan Kasi Datun Kejari TTU, Ari Iqbal Nasution.

Saat bertatap muka dengan Romo Deken Gerardus Salu, PR, Kajari Roberth Jimmy Lambila memohon restu dan dukungan moril para tokoh agama Katolik untuk mendukung pihak Kejari TTU dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten TTU.

“Sekaligus kami meminta dukungan dilakukan kegiatan pembinaan kerohanian di kejaksaan yang akan dilakukan setiap minggu dan akan dipandu oleh para pemimpin agama secara bergilir,” pinta Kajari Roberth Lambila.

Pria yang telah dua kali meraih penghargaan tingkat nasional sebagai jaksa terbaik dalam penyidikan tindak pidana korupsi ini juga meminta kepada Romo Deken untuk menyampaikan kepada para umat Katolik dua hal berikut.

Pertama, jangan percaya apabila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan jaksa atau Kepala Kejaksaan Negeri TTU menjanjikan dapat membantu meringankan hukuman dengan imbalan-imbalan tertentu berupa uang dan barang.

“Kedua, dan bila itu terjadi segera melaporkan kepada Pihak Kejaksaan Negeri TTU agar segera ditindaklanjuti,” pinta Kajari Roberth Jimmy Lambila.

Menanggapi permintaan tersebut, Romo Dekenat Kefamenanu, berjanji akan mensosialisasikan upaya pencegahan korupsi di tingkat sekolah Katolik, keluarga, lingkungan dan masyarakat atau umat Katolik.

“Saya juga akan membantu mengingatkan para tokoh umat Katolik, tokoh pemuda Katolik, tokoh perempua Katolik dan segenap komponen gereja Katolik untuk selalu mewaspadai oknum-oknum yang mengatasnakan jaksa atau Kajari TTU yang menjanjikan sesuatu terkait proses hukum dengan imbalan tertentu. Supaya segera melapor ke jaksa,” jelas Ketua Dekenat Kefamenanu, Romo Gerardus Salu, Pr.

Romo Gerardus Salu juga secara pribadi dan mewakili umat Katolik mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada pihak Kejari TTU yang telah melakukan gebrakan pemberantasan korupsi di Kabupaten TTU.

“Selama 10 tahun terakhir penegakan hukum di TTU mati suri. Namun setelah Pak Roberth Lambila dan staf bertugas di Kefamenanu, banyak kasus korupsi berhasil diusut tuntas dan disidangkan di pengadilan Tipikor. Ini prestasi membanggakan. Dan kami gereja Katolik sangat mendukung itu,” puji Romo Gerardus Salu Pr. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements