Karyawati Gelapkan Uang Rp 2 Miliar Untuk Beli Mobil dan Sepeda Motor Buat Pacar

Advertisements

Ilustrasi

LARANTUKA, HALAMANSEMBILAN.COM – Lima orang karyawati PT Putra Harapan Sumber Anugerah di Larantuka, ditangkap aparat Satreskrim Polres Flotim karena menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 2 miliar untuk berfoya-foya.

Sebagian uang dipakai untuk membelikan mobil, sepeda motor dan barang berharga lainnya sebagai hadiah bagi sang pacar. Mereka merubah gaya hidup bak seorang sosialita.

Ada lagi yang mendepositokan uang yang digelapkan itu di sejumlah bank. Uang lainnya dipakai untuk membangun dan merenovasi rumah para tersangka.

“Benar itu. Mereka sudah ditangkap awal bulan lalu. Barang bukti seperti mobil, sepeda motor dan barang berharga lainnya termasuk sejumlah buku tabungan telah disita sebagai barang bukti,” jelas Kapolres Flotim AKBP I Gede Ngurah Joni M, SH, MH, S.IK, Selasa (21/9/2022).

Penggelapan uang perusahaan itu, lanjut Kapolres Flotim, terjadi sejak Januari – Agustus 2022 lalu.

Kasus ini, lanjut Kapolres Flotim, sudah dinyatakan P-21 atau lengkap sejak pekan lalu. Dan sudah dilimpahkan ke jaksa untuk disidangkan.

“Coba tanyakan secara rinci kasus ini kepada Kasatreskrim atau penyidiknya,” pinta Kapolres Flotim.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan 5 karyawati yang menggelapkan uang itu berinisial ThNH alias Novi (35) sebagai sales untuk wilayah Solor, Adonara dan Lembata. YWH alias Sinta (38) sebagai admin wilayah Solor, Adonara dan Lembata.

Selanjutnya EN alias Linda (31) sebagai sales wilayah Larantuka daratan, PhPL alias Ilon (26) sebagai admin pajak dan MRS alias Santi (19), sebagai admin wilayah Larantuka.

TKP di sebuah gudang milik perusahaan yang beralamat di Kelurahan Pohon Bao, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka.

Dari Cendi, sang pacar dari tersangka Novi, diamankan satu unit mobil pick up carry warna hitam seharga Rp 85.000.000, yang di dalamnya berisi sound sistem yang nilainya sekitar Rp 55.000.000.

Berikutnya satu unit mobil sedan Timor second seharga Rp. 30.000.000 dan satu rangkaian lampu lighting senilai Rp 45.000.000.

Selanjutnya dari tangan tersangka Novi diamankan buku tabungan BRI atas nama tersangka Novi dengan saldo terakhir Rp 300.000.000. Buku tabungan Bank NTT atas nama tersangka Novi yang saldo terakhir terbaca Rp 3.167.000.

Juga 1 unit sepeda motor scoopy seharga Rp 23.000.000 dan uang tunai sekitar Rp 32.000.000.

Sedangkan dari tersangka Sinta diamankan dua unit sepeda motor yaitu sepeda motor honda CBR seharga Rp 28.000.000 dan suzuki nex second seharga Rp 7.000.000.

Advertisements

Buku tabungan Bank NTT, atas nama YWH alias Sinta yang saldo terakhir terbaca Rp 15.000.000. Buku tabungan Bank NTT, atas nama YWH yang saldo terakhir terbaca Rp. 280.000 dan buku tabungan Bank BNI, atas nama YWH yang saldo terakhir terbaca Rp 4.800.000.

Ada pula satu unit sepeda motor yamaha mio G second seharga Rp 6 juta yang diamankan dari tersangka Ilon. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements