Kapolres Kupang Positif Covid-19, Pelayanan di Polres Tetap Dibuka Untuk Umum

Advertisements

“Iya benar. Pak Kapolres sudah dikarantinakan. Hasil pemeriksaan positif,” jelas Paur Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat, Rabu (16/9/2020) siang.

Ilustrasi

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, dinyatakan positif mengidap Covid-19. Hal ini diperkuat oleh hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang yang keluar pada Selasa (15/9/2020) petang. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat umum di Polres Kupang tetap dibuka seperti biasa.

“Iya benar. Pak Kapolres sudah dikarantinakan. Hasil pemeriksaan positif,” jelas Paur Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat, Rabu (16/9/2020) siang.

Ia menambahkan, usai diumumkan Kapolres Kupang positif mengidap virus Covid-19, pihaknya telah melakukan penyemprotan desinfektan di semua ruangan kerja dan bangunan di lingkup Markas Polres Kupang di Babau, Kupang Timur. Penyemprotan desinfektan oleh petugas Dokkes Polda NTT.

Selain itu, lanjut Randy, pelayanan kepada masyarakat umum tetap dibuka. Semua unit dan satuan kerja tetap melaksanakan tugas dan pekerjaannya masing-masing.

“Tadi ada petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 melakukan tracking terhadap 39 anggota dan perwira yang melakukan kontak langsung dengan Kapolres. Belum diketahui apakah 39 anggota polisi itu akan menjalani rapid test atau tindakan Swab. Kami masih menunggu dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kupang,” jelas Randy.

Sementara itu Jubir Satgas Penanganan Covid-19 NTT, Marius Jelamu, kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu pagi, menjelaskan diduga kuat Kapolres Kupang terpapar Covid-19 dari cluster pelaku perjalanan dari Jakarta, dua pekan lalu.

“Dua pekan lalu rombongan pejabat dari Jakarta menemani Menteri Kelautan dan Perikanan Eddy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang tanggal 28-29 Agustus 2020. Kami menduga Kapolres Kupang terpapar dari sini,” jelas Marius Jelamu.

Dugaan ini dikuatkan dengan pengumuman resmi dari Sekretariat Negara (Setneg) RI tanggal 3 September 2020 lalu bahwa Menteri Perikanan dan Kelautan, Eddy Prabowo, menjalani karantina karena positif mengidap Covid-19. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements