Kadis Dikbud Perintahkan Guru Pindah ke Sekolah Mirip Kandang Sapi, Para Murid Mogok Belajar 8 Bulan

Advertisements

“Gedung SDN Tublopo 2 yang dibangun secara permanen tahun 1980, lengkap 6 ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang UKS, dan perpustakaan. Tapi kenapa disegel dan ditutup oleh Kadis Dikbud dan diperintahkan pindah ke gedung sekolah yang darurat mirip kandang sapi?” tanya Marthinus Tetun, Heribertus Ahoinai, dan Arnaldo Fallo, berbarengan ketika dihubungi wartawan, Senin (9/3/2020).

  • Perintah Pindah ke Gedung Sekolah Darurat Tanpa Alasan Jelas

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Tanpa alasan Drs. Yosep Mokos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di Nusa Tanggara Timur (NTT) memerintahkan menyegel dan menutup gedung SDN Tublopo 2 sejak 8 Agustus 2019 lalu.

Para murid, guru dan pegawai administrasi diperintahkan pindah ke SDN Tublopo 1 yang baru saja didirikan secara darurat dan mirip kandang sapi.

Menanggapi aksi penutupan sekolah secara sepihak tanpa menjelaskan alasannya itu, para murid melakukan aksi mogok belajar selama 8 bulan. Kasus ini juga sudah diadukan ke DPRD Kabupaten TTU namun tidak ada solusi sampai sekarang.

“Gedung SDN Tublopo 2 yang dibangun secara permanen tahun 1980, lengkap 6 ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang UKS, dan perpustakaan. Tapi kenapa disegel dan ditutup oleh Kadis Dikbud dan diperintahkan pindah ke gedung sekolah yang darurat mirip kandang sapi?” tanya Marthinus Tetun, Heribertus Ahoinai, dan Arnaldo Fallo, berbarengan ketika dihubungi wartawan, Senin (9/3/2020).

Para orangtua murid ini juga mengungkapkan selain gedungnya darurat mirip kandang sapi, cuma ada tiga ruang kelas. Dan para murid dari beberapa kelas dipaksa belajar dalam satu ruang yang disekat.

“Bahkan para murid dari kelas lain meminjam gedung polindes untuk proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu gedung sekolah darurat itu jauh dari perkampungan,” ungkap para orangtua siswa.

Para orang tua murid mengungkapkan, Senin (9/3/2020) siang, beberapa anggota Pol PP Pemkab TTU telah tiba di desa untuk memindahkan aset ke gedung sekolah darurat. Tapi dihalangi warga dan orang tua murid.

“Sekarang kami sedang gelar rapat dengan kepala desa dan anggota Pol PP Pemkab TTU,” lapor salah satu orangtua murid via telepon genggam.

Kadis Dikbud Kabupaten TTU, Drs. Yosep Mokos, belum berhasil dikonfirmasi. Ia tidak merespons panggilan telepon dari wartawan. Pertanyaan yang disampaikan via WhatsApp, juga tidak ditanggapi. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements