Joko Widodo: Saya Bangun Puncak Waringin Jadi Pusat Industri Pariwisata Termegah

Advertisements

“Puncak Waringin dan Kawasan Marina sekitar Pelabuhan Labuan Bajo akan kita kembangkan sebagai destinasi baru, megah dan moderen. Kawasan ini akan jadi pusat industri pariwisata termegah di NTT. Dan mulai tahun ini dan seterusnya, dibangun bertahap,” janji Presiden Joko Widodo di hadapan Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula, serta para pejabat lainnya, ketika meninjau Kawasan Puncak Waringin di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7/2019) petang.
Presiden Joko Widodo menikmati view dari Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT

LABUAN BAJO, HALAMANSEMBILAN.COM – Presiden Joko Widodo berjanji kepada rakyat NTT, mulai tahun ini hingga 2024 akan membangun Puncak Waringin dan Kawasan Marina sekitar Pelabuhan Labuan Bajo sebagai Pusat Industri Pariwisata Termegah.

“Puncak Waringin dan Kawasan Marina sekitar Pelabuhan Labuan Bajo akan kita kembangkan sebagai destinasi baru, megah dan moderen. Kawasan ini akan jadi pusat industri pariwisata termegah di NTT. Dan mulai tahun ini dan seterusnya, dibangun bertahap,” janji Presiden Joko Widodo di hadapan Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula, serta para pejabat lainnya, ketika meninjau Kawasan Puncak Waringin di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7/2019) petang.

Presiden Jokowi mengungkapkan pengembangan Labuan Bajo sebagai Pusat Industri Pariwisata Modern, sudah direncakan dua tahun lalu. Ada 10 kawasan dan pusat industri pariwisata yang akan dibangun menjadi destinasi baru di Indonesia.

“Dan yang menjadi prioritas ada 4 kawasan. Salah satunya adalah Labuan Bajo. Dan ini harus total penataannya. Kita rombak secara besar-besaran,” tandas Presiden Jokowi.

Puncak Waringin akan mencakup area seluas kurang lebih 1 hektare yang dilengkapi dengan pusat cenderamata, amfiteater, ruang terbuka hijau, area parkir, dan dek observasi.

Presiden mengatakan, untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut, pemerintah sedang melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata. Di antaranya adalah pengembangan bandara yang ada di Manggarai Barat.

“Maksimal tahun depan sudah rampung semua. Terminal airport dan runway sudah harus rampung,” tandasnyanya Jokowi.

Pengelolaan bandara juga akan menjadi perhatian tersendiri. Menurut Presiden, pemerintah ingin agar pengelola bandara di kawasan-kawasan wisata memiliki jaringan pariwisata internasional.

“Pengelolaan juga akan dilelangkan. Terutama kita ingin agar yang mengelola airport ini yang memiliki jaringan pariwisata internasional sehingga yang datang ke sini turis-turis yang kita harapkan akan meningkatkan devisa,” paparnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Negara sempat menyusuri area pedestrian yang berjarak kurang lebih 100 meter dari kawasan Puncak Waringin. Penataan pedestrian yang dilalui Presiden tersebut juga akan menjadi bagian dari penataan kawasan pariwisata tersebut.

“Penataan kawasan di Labuan Bajo itu penting sekali. Seperti ini, akan kita buat trotoar. Tahun ini mulai dibangun. Nanti sampai ke ujung sana sehingga turis bisa berjalan ke sini sambil menikmati view yang ada di depan sana,” tuturnya.

Di samping itu, pemerintah juga akan membenahi dan mengembangkan sektor air minum dan sanitasi di kawasan Labuan Bajo. Penataan pelabuhan dan pelebaran jalan menuju lokasi wisata untuk lebih mendukung arus wisatawan juga akan dilakukan.

“Pokoknya ini semua harus total penataannya,” kata Presiden Jokowi

Penataan tersebut diharapkan untuk dapat diselesaikan sesegera mungkin. Setelahnya, Presiden berharap agar pemerintah setempat mulai membuat dan mengemas atraksi wisata baru yang dapat menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Labuan Bajo.

“Kita ini baru mulai membenahi. Insyaallah tahun depan sudah selesai airport-nya, runway-nya, dan penataan kawasan. Baru kita bicara bagaimana mengemas event-event seni dan budaya yang ada di sini. Kemudian juga promosinya seperti apa,” tandasnya.

Selepas peninjauan kawasan Puncak Waringin, Presiden Joko Widodo dan rombongan juga meninjau rencana kawasan pengembangan wisata baru di sekitar Pelabuhan Labuan Bajo.

Kawasan sekitar pelabuhan tersebut nantinya akan terdiri atas hotel, kawasan terpadu Marina, dan area komersial. Penataan tersebut akan mengubah wilayah pelabuhan yang sebelumnya kumuh dan tak tertata menjadi sebuah kawasan wisata baru.

Kepala Negara kemudian meninggalkan lokasi tersebut dengan terlebih dahulu menghampiri para pekerja untuk berfoto bersama. Selain itu, Presiden juga tampak menyapa masyarakat yang hadir di lokasi peninjauan.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula. (*/k-8)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements