Joan Mir dan Alex Rins Minta Sirkuit Diaspal Ulang, Begini Tanggapan MGPA

Advertisements

Dua pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins dan Joan Mir
Dua pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins (depan) dan Joan Mir (belakang) saling kejar di lintasan balap. Alex Rins dan Joan Mir minta sirkuit di Mandalika diaspal ulang

MANDALIKA, HALAMANSEMBILAN.COM – MotoGP seri kedua telah sukses digelar di sirkuit Mandalika, Indonesia pada 18-20 Maret 2022 kemarin. Namun dua pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins dan Joan Mir menilai aspal sirkuit Mandalika masih bermasalah. Mereka minta sirkut diaspal ulang.

“Saya minta sirkuit Mandalika diaspal ulang, terutama di tikungan 17 (T17),” pinta Alex Rins, sebagaimana dikutip dari MotorSport Indonesia.

Ia mengatakan para pembalap merasa ‘diselamatkan’ oleh kondisi trek yang basah karena hujan.

“Dengan kondisi aspal begini (buruk), saya lebih suka membalap dalam siraman hujan. Kalau dalam kondisi kering, saya tidak bisa bayangkan bencana apa yang akan terjadi,” tambah Alex Rins.

Melalui akun twitter-nya, Alex Rins, memamerkan foto bagaimana butiran aspal yang lepas beterbangan masuk menembus baju pembalap dan menempel di tubuhnya.

Keluhan senada juga disampaikan Joan Mir, ia mengatakan aspal berlubang terlihat di sektor terakhir jelang garis finis (T-17). Ini dibuktikan dengan banyaknya genangan air.

“Saat trek basah, lubang itu sedikit aman. Tapi jika membalap dalam kondisi kering, itu sangat berbahaya. Saya minta sirkuit diaspal ulang,” kata Mir.

Ia bahkan mendengar banyak pembalap mengeluh kenapa lintasan mulai dari tikungan 5 sampai 16 belum diganti aspalnya. Terlihat masih menggunakan aspal yang lama.

“Sistem drainase-nya juga harus diperbaiki. Sehingga tidak ada genangan air yang mengganggu,” pintanya.

Menanggapi keluhan ini bahkan tudingan pihak lain bahwa aspal adalah penyebab terjadinya banyak kecelakaan di lintasan sirkuit Mandalika selama tiga hari, pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memberikan tanggapan begini.

“Sejumlah pembalap yang jatuh pada hari kedua, dan sampai menyebabkan motor terbakar, ini bukan disebabkan oleh lintasan,” bantah Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Satria berdalih FIM telah memberikan homologasi Grade A untuk Pertamina Mandalika International Street Circuit untuk gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Artinya FIM berpendapat, kondisi aspal dan lintasan dinilai adalah yang terbaik dan siap untuk dipakai membalap.

“FIM telah melakukan evaluasi dan menyimpulkan kecelakaan bukan disebabkan kondisi aspal dan lintasan yang berbahaya, tapi karena faktor lain,” jelas Satria kepada Motorsport Indonesia.

Advertisements

Meski demikian, ia mengakui sirkuit Mandalika harus dibenahi di sana-sini agar bisa memberikan kenyamanan dan perlindungan maksimal bagi para pembalap.

“Kita akan evaluasi. Dan tentunya pembenahan itu berdasarkan hasil evaluasi,” janji Satria. (*/k-1)

Editor: Ade

Advertisements