Jadi Tangan Kanan Oknum Guru Pungli Beasiswa PIP Siswa Miskin, IRT Dipolisikan Orang Tua Murid

Advertisements

Maria Marteda Tahoni menuturkan, ia mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kefamenanu untuk pencairan beasiswa PIP siswa miskin anaknya, Adelberta Naitili, siswa SD Negeri Bestobe.

Usai mencairkan uang beasiswa, ia menyerahkan “jatah” tetap sebesar Rp 25 ribu kepada temannya bernama MWSM lalu diserahkan ke tangan oknum guru SD Negeri Bestobe berinisial WUN.

Penyerahan uang “jatah” pungli itu terjadi di samping gedung BRI Kefamenanu, tepatnya di sebuah toko foto copy.

Terlapor MWSM, yang dikonfirmasi terpisah, Selasa (23/2/2021), membenarkan ia yang menerima uang ‘jatah tetap’ alias pungli tersebut dari beberapa orang tua murid.

“Tapi saya sudah lupa kepada siapa saya serahkan uang itu. Tapi jelasnya untuk ke pihak sekolah,” tukas MWSM berusaha mengelak.

Salah satu orang tua murid bernama Bernadetha Bona, juga mengungkapkan fakta nyata adanya pungli tersebut. Ia mengaku ikut memberi uang sejumlah Rp25 ribu kepada terlapor MWSM yang sudah menunggunya di depan BRI selama pencairan uang berlangsung.

“Saat pencairan di BRI, saya ambil Rp25 ribu dan serahkan ke ibu Ida (terlapor) yang sudah menunggu saya. Saya lihat, sepertinya orang tua murid yang lain sudah menyetor ke ibu Ida,” beber Bernadetha Bona. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements