GURU MENULIS – Perkuat Ketahanan Pangan Kadis P dan K NTT Sambangi SMK Pertanian Bitauni

Advertisements

Kadis Linus Lusi juga berharap agar sekolah ini bisa menjadi penyanggah pasar pertanian dengan Timor Leste sekaligus penyanggah lumbung ketahanan pangan daerah. Dengan demikian segala sumberdaya pertanian yang ada perlu di optimalkan untuk tujuan tersebut.

Kadis Dikbud NTT, Linus Lusi, S.Pd, M.Pd

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara dan wilayah perbatasan antara Timor Leste, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur, Linus Lusi, S.Pd. M.Pd, Jumat (8/1/2020) malam menyambangi SMK Pertanian Katolik St. Pius X Bitauni.

Dalam kesempatan berdialog dengan para guru, Linus Lusi memotivasi kepala sekolah dan guru untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada untuk menjadi penyedia pangan dan hortikultura untuk kebutuhan masyarakat TTU. Sehingga ketergantungan akan kebutuhan pangan dari luar daerah dapat ditekan.

“Jadi saya minta lahan yang ada mesti dioptimalkan untuk kebutuhan pangan masyarakat, sehingga kita tidak perlu datangkan dari luar daerah,” ujar Lusi hadapan para guru.

Kadis Linus Lusi juga berharap agar sekolah ini bisa menjadi penyanggah pasar pertanian dengan Timor Leste sekaligus penyanggah lumbung ketahanan pangan daerah. Dengan demikian segala sumberdaya pertanian yang ada perlu di optimalkan untuk tujuan tersebut.

“Jangan hanya harap peroduk pertanian dari luar TTU tetapi sekolah ini bisa menjadi penyuplai bahan pertanian untuk kebutuhan TTU”, katanya.

Dia mengatakan salah satu optimalisasi sumber daya pertanian yang ada adalah dengan melatih siswa untuk belajar di lahan. Katanya kelas hanya menjadi tempat transit untuk mendapat arahan. Selanjutnya semua pembelajaran dilakukan bersama guru di lahan pertanian.

Dengan belajar di lahan menurut dia, kita menjadikan lahan sebagai kehidupan kita. Apalagi kata dia, sekolah ini adalah sekolah kejuruan, sehingga kegiatan praktek lebih banyak diberikan kepada anak secara langsung di lahan pertanian.

Kepala SMKS Pertanian St. Pius X Biatuni TTU, Romo Vinsen Manek Mauk, Pr, mengatatakan selama ini sekolah sudah mengelola sebagian lahan untuk tanaman hortikultura dan pangan. Sementara lahan tidur masih ada sekitar 10 hektar yang masih belum diolah.

Oleh karena itu, pihak sekolah menerima tantangan Kadis P dan K NTT untuk memanfaatkan lahan yang ada sebagai sentra produk pertanian guna menyuplai kebutuhan TTU dan Timor Leste.

“Ini tantangan bagi kami dan kami siap mewujudkan itu pada tahun-tahun mendatang demi ketahanan pangan di daerah ini dan sekitarnya”, ujar Romo Vinsen.

Kunjungan Kadis P dan K NTT diakhiri dengan rama-tamah bersama kepala sekolah dan guru-guru. Walau kedatangan kadis agak malam namun para guru tetap bertahan menunggu kedatangan Kadis. *

Kiriman : Yohanes Mamun dari Kefamenanu

Advertisements

Advertisements