FWI di PLBN Motamasin Implementasi dari Program Nawacita Presiden Jokowi

Advertisements

“FWI selalu digelar setiap tahun. Ini merupakan implementasi dari Program Nawacita Bapak Presiden RI Joko Widodo. Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing di wilayah perbatasan (crossborder),” jelas Sudaryana.

Pembukaan FWI di PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka, ditandai dengan pmukulan gong, Jumat (6/9/2019)

MALAKA, HALAMANSEMBILAN.COM – Festival Wonderful Indonesia (FWI) yang digelar di wilayah perbatasan (crossborder) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) – Timor Leste pada prinsipnya sebagai implementasi dari Program Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Demikian yang disampaikan Sudaryana, staf dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI), saat membuka dengan resmi kegiatan FWI di PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, Jumat (6/9/2019) siang.

“FWI selalu digelar setiap tahun. Ini merupakan implementasi dari Program Nawacita Bapak Presiden RI Joko Widodo. Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing di wilayah perbatasan (crossborder),” jelas Sudaryana.

Untuk tahun 2019, ada 12 event FWI yang digelar di perbatasan NTT, yang sementara dan akan berlangsung yaitu 2 kali di PLBN Motamasin, 4 kali di PLBN Wini dan 6 kali di PLBN Motaain.

BACA JUGA: Wine dan Sopi dari Buah Segar Jadi Rebutan Wisatawan di FWI Motaain-Atambua

“Diharapkan dengan menggelar kegiatan FWI di wilayah perbatasan, dapat meningkatkan perekonomian di wilayah perbatasan sebagai akibat dari meningkatnya kunjungan wisatawan di wilayah perbatasan,” tukas Sudaryana.

Sementara itu pemeritah Kabupaten Malaka pun menyambut baik kegiatan FWI dan berharap, tujuan utama kegiatan ini bisa terwujud.

“Kami menyambut baik kegiatan FWI di PLBN Motamasin kabupaten Malaka. Sebagaimana disampaikan pihak kementerian bahwa tujuan FWI Crossborder Indonesia – Timor Leste ini terus dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan. Sehingga hari ini kita kemas dalam kegiatan bazar dan hiburan dengan tujuan agar para pembeli terhibur”, terang Silvester Leto , Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Malaka.

Tujuan lain lanjutnya Leto, kegiatan ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara di wilayah perbatasan Malaka dan Timor Leste.

Turut hadir dalam pembukaan Kegiatan FWI, Kepala Dinas Pariwisata
Kabupaten Malaka, Rofinus Bau, pejabat dari PLBN Motamasin, ibu – ibu Persatuan Dharma Wanita Malaka, pejabat TNI-Polri dan masyarakat sekitar PLBN Motamasin.

Pantauan media ini, para pengunjung FWI semakin ramai memadati lokasi kegiatan hingga acara selesai. Bahkan sebagian warga yang terlibat dalam kegiatan bazar langsung mendatangi stand yang disiapkan guna mengisi barang – barang dagangannya.

Persatuan Dharma Wanita Kabupaten Malaka selain hadir mempromosikan hasil kerajinan tenun ikat dan Kuliner khas Malaka, juga turut mengambil bagian mengisi acara hiburan dengan bergoyang tabelo bersama.

Tak ketinggalan para prajurit perbatasan TNI – Polri, petugas PLBN dan warga perbatasan bergabung bersama para dancer Wonderful Indonesia, berdansa di arena depan panggung (jude).

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements