FWI di Malaka: Pelajar SMPN Metamauk Persembahkan Tarian untuk Kemenpar RI

Advertisements

“Tarian – tarian seperti bidu dan tebe sudah sangat membudaya. Hanya ada anak tertentu yang masih belum berani tampil. Terimakasih panitia FWI sudah menghadirkan anak didik kami dalam event besar ini. Mereka jadi berani menampilkan yang terbaik di depan umum, dan tarian-tarian inilah persembahan dari kami untuk Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” ungkap Yohana penuh haru.

Para siswa SMP Negeri Metamauk persembahkan tarian tradisional

MALAKA, HALAMANSEMBILAN.COM – Event Festival Wonderful Indonesia (FWI) 2019 ke – 4 yang diselenggarakan di PLBN Motamasin, telah berakhir, Sabtu (26/10/2019). Dalam kegiatan itu, para siswa SMP Negeri Metamauk, Kabupaten Malaka, mempersembahkan beberapa tarian bagi panitia FWI dan Kemenpar RI.

Tiga jenis tarian yang disuguhkan berturut – turut, diantaranya tarian bidu oleh 10 orang siswa siswi SMPN Metamauk, Tebe – tebe oleh 24 orang perwakilan SMPN Metamauk, dan Goyang Patola dari gabungan penari bidu dan Tebe asal SMPN Metamauk.

Guru pelatih tari, Yohana Ulu Manek, S.Pd yang ikut mendampingi para penari di lokasi kegiatan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan seluruh panitia FWI 2019 dalam kerjasama dengan pihak Sekolah menanamkan kecintaan budaya sejak usia dini.

“Bentuk kegiatan dalam FWI 2019 ini sangat bagus, dimana selain kami sebagai guru yang mengajari seni budaya, ada juga dukungan penuh dari pihak Kementerian Pariwisata untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini,” kata Yohana.

Menurutnya, moment-moment seperti ini berguna juga untuk melatih psikologi anak didik berani tampil di depan umum memperkenalkan budayanya.

“Tarian – tarian seperti bidu dan tebe sudah sangat membudaya. Hanya ada anak tertentu yang masih belum berani tampil. Terimakasih panitia FWI sudah menghadirkan anak didik kami dalam event besar ini. Mereka jadi berani menampilkan yang terbaik di depan umum, dan tarian-tarian inilah persembahan dari kami untuk Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” ungkap Yohana penuh haru.

Guru pelatih tari, Yohana Ulu Manek, S.Pd

Harapan Yohana, pihak sekolah bisa dilibatkan dalam kegiatan FWI di tahun-tahun mendatang.

“Saya berharap kaitan dengan kegiatan FWI di Perbatasan , kedepannya kalau ada lagi, agar kami diberi kesempatan terlibat lagi. Anak-anak sangat senang dengan berbagai hiburan yang dipertontonkan dalam event ini,” pinta Yohana.

Pada penutupan acara FWI di PLBN Motamasin, para guru dan siswa siswi SMPN Metamauk yang hadir mempersembahkan tari tarian, menerima bingkisan dari Kemenpar RI.

Penyeraham cenderamata dari Kemenpar RI, diwakili Hendry Noviardi kepada para pendidik dan ATK berlabel Wonderful Indonesia kepada para penari dari SMPN Metamauk kabupaten Malaka. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements