Empat Bulan Terlambat Terima Gaji, Ribuan PNS di TTS Curiga: Jangan-Jangan Masih Dibungakan di Bank

Advertisements

“Kami sudah mengadu ke DPRD TTS. Kenapa gaji untuk PNS belum cair? Apakah pemerintah pusat lupa mentransfer ke rekening milik Pemkab TTS?,” keluh beberapa PNS di lingkup Sekretariat DPRD TTS. Mereka mewanti-wanti namanya jangan ditulis.

Ilustrasi gaji PNS belum dibayar

SOE, HALAMANSEMBILAN.COM – Sejak Januari – April 2021, ribuan PNS di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selalu terlambat menerima gaji.

Jumlah ini belum terhitung pegawai honor daerah atau pegawai kontrak. Jumlahnya juga hampir ribuan orang.

“Kami sudah mengadu ke DPRD TTS. Kenapa gaji untuk PNS belum cair? Apakah pemerintah pusat lupa mentransfer ke rekening milik Pemkab TTS?,” keluh beberapa PNS di lingkup Sekretariat DPRD TTS. Mereka mewanti-wanti namanya jangan ditulis.

“Jangan-jangan gaji kami masih dibungakan di bank oleh Pemkab TTS? Soalnya kotamaya dan kabupaten lainnya sudah cair dari bulan Februari lalu,” timpal salah satu PNS di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten TTS.

Ia mengaku harus mengutang sembako ke kios dan toko milik kerabatnya agar asap dapurnya terus mengepul.

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru, yang dihubungi per telepon, Senin (26/4/2021) membenarkan kasus ribuan PNS di Pemkab TTS terlambat dibayar gajinya. Hingga akhir bulan April belum dibayar.

“Sudah ada pengaduan. Dan kami juga sudah berupaya berkomunikasi dengan Pemkab TTS melalui Kabag Keuangan, namun belum ditanggapi,” tukas Soru.

Ia berharap pekan ini, gaji para PNS di Kabupaten TTS untuk bulan April sudah bisa cair.

“Bupati TTS mestinya lebih peka dan responsif. Jangan tunggu ada pengaduan dan sentilan oleh DPRD TTS baru mulai kerja,” kritik Soru.

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, yang dihubungi via WhatsAppnya, tidak berkomentar banyak.

“Segera dicairkan,” tukasnya. Ia tidak merinci dan memastikan pencairannya kapan, ketika ditanya wartawan lagi.

Ia juga tidak menjawab pertanyaan ketika ditanya wartawan, apa alasan sehingga empat bulan terakhir, gaji para PNS selalu ditunda pencairannya. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements

 

Advertisements

Advertisements