Dihantam Badai Seroja, 987 Rumah Rusak dan 84 Orang Meninggal Dunia

Advertisements

“Ini baru data sementara yang masuk sampai Senin (5/4/2021) sore. Jumlahnya mungkin bertambah,” jelas Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin malam.

SPBU Kelapa Lima di Pasir Panjang Ambruk dihantam Badai Seroja.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Sebanyak 987 unit rumah mengalami kerusakan. Dan 84 orang meninggal dunia akibat dihantam banjir bandang, angin ribut dan tanah longsor menyusul Badai Seroja yang menghantam NTT.

“Ini baru data sementara yang masuk sampai Senin (5/4/2021) sore. Jumlahnya mungkin bertambah,” jelas Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin malam.

Rincian 987 unit rumah itu, yaitu sebanyak 25 rumah rusak berat, 17 rumah hanyut, 114 rusak sedang, 60 rumah terendam, dan 743 rumah terdampak.

Sementara itu BNPB pusat merilis data 2.665 orang mengungsi ke tempat aman, sebagaimana dikutip dari cnnindonesia.com. Mereka mengungsi untuk menghindari banjir bandang dan tanah longsor susulan.

Berikutnya, sebanyak 5 jembatan putus, 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, 1 fasilitas umum rusak, dan 1 kapal Ferry tenggelam di Pelabuhan Bolok.

Advertisements

Advertisements

Advertisements