Diduga Terseret Kredit Macet Rp 149 Miliar, Tiga Direktur Bank NTT Diperiksa Jaksa

Advertisements

“Iya benar, hari ini tiga Direktur Bank NTT diperiksa tim Japidsus (Jaksa Penyidik Khusus). Mereka diperiksa karena diduga punya peran terkait kasus kredit macet Rp 149 miliar di Bank NTT Cabang Surabaya,” jelas Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, S.H, di Kupang, Senin siang.

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Tiga Direktur Bank NTT diperiksa tim jaksa penyidik khusus (Japidsus) Kejaksaan Tinggi NTT di Kupang, Senin (29/6/2020). Tiga direktur itu adalah Direktur Umum, Yohanes Umbu Praing, Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu dan Direktur Pemasaran Dana, Absalom Sine.

Ketiganya diperiksa intensif karena diduga keras berkontribusi atau punya peran terkait pencairan kredit macet Rp 149 miliar di Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018 lalu.

“Iya benar, hari ini tiga Direktur Bank NTT diperiksa tim Japidsus (Jaksa Penyidik Khusus). Mereka diperiksa karena diduga punya peran terkait kasus kredit macet Rp 149 miliar di Bank NTT Cabang Surabaya,” jelas Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, S.H, di Kupang, Senin siang.

BACA JUGA: LUAR BIASA! Baru 21 Hari Bertugas di NTT, Kajati Yulianto Selamatkan Uang Negara Rp 100 Miliar

Diduga Ada ‘Broker’ di Bank NTT Cabang Surabaya: Disogok Mobil Mewah dan Dijamu Wanita Nakal

Selasa (30/6/2020) besok, lanjut Abdul Hakim, akan diperiksa Komisaris Bank NTT.

Tujuan pemeriksaan, lanjutnya, Japidsus hendak mendalami bagaimana kaitan antara tiga direktur itu dengan tujuh pengusaha yang kini jadi tersangka kredit macet di Bank NTT Cabang Surabaya.

Dari tujuh tersangka kredit macet itu, empat tersangka sudah ditangkap. Yaitu Yohanes Ronald Sulaiman, Ilham Nurdiyanto, Muhamad Ruslan dan Stefanus Sulaiman. Sedangkan sisa tiga orang tersangka, yaitu Lo Me Lin, Wiliam Kondrata dan Siswanto Kondrata, masih dicari penyidik jaksa. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements