Didepak dari Partai Demokrat, Jefri Riwu Kore Disambut Ribuan Massa Pendukung di Bandara El Tari Kupang

Advertisements

“Saya berterima kasih atas penyambutan saudara-saudara secara sukarela. Saya mengerti dengan kekecewaan teman-teman semua. Tapi sebagai anak Tuhan kita harus bersabar dan menerima semua ini” imbuh Jefri Riwu Kore atau biasa disapa Jeriko.
Jefri Riwu Kore (Jeriko) disambut dan diarak ribuan massa pendukungnya ke Rumah Aspirasi Jeriko di Oesapa Barat, Kotamadya Kupang, Jumat (7/1/2022)
KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Jefri Riwu Kore (Jeriko) disambut ribuan massa pendukungnya di Bandara International El Tari Kupang, Jumat (7/1/2022).
Ia kemudian diarak sepanjang jalan hingga tiba di Rumah Aspirasi Jeriko (Jefri Riwu Kore) di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang.
Penjemputan dan perarakan itu merupakan aksi spontan dan pelampiasan rasa kecewa massa pendukung atas tindakan Ketua DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mendepak Jefri Riwu Kore dari kursi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT.
Sebagaimana disaksikan tim media ini, Jeriko bersama istri tiba di bandara El Tari dari Denpasar sekitar Pukul 12.30 Wita.
Selanjutnya Jeriko dan istri diarak oleh masa pendukungnya dengan mengendarai Mobil Pick Up berwarna putih dari bandara menuju markasnya di seputaran Oesapa Barat Kota Kupang.
Arak-arakan mobil dan sepeda motor ini dibarengi dengan orasi dan yel-yel dan sempat membuat macet lalu lintas disekitar jalan Adi Sucipto dan sepanjang jalan yang dilalui.
Usai menjemput Jeriko dan istri, simpatisan dan pendukung menyampaikan kekecewaan mereka terkait hasil penetapan Ketua DPD Demokrat NTT. Mereka juga meminta agar Jeriko mundur dari Partai Demokrat.
Menanggapi hal tersebut Jeriko menyampaikan terimakasih kepada pendukung dan simpatisan yang secara spontan melakukan penyambutan tersebut.
Ia mengatakan sangat memahai dan mengerti akan kekecewaan pendukungnya terkait penetapan Ketua DPD Demokrat NTT oleh Ketua Umum Partai Demokrat baru-baru ini. Namun, ia meminta pendukungnya berbesar hati dan menerima hal tersebut.
“Saya berterima kasih atas penyambutan saudara-saudara secara sukarela. Saya mengerti dengan kekecewaan teman-teman semua. Tapi sebagai anak Tuhan kita harus bersabar dan menerima semua ini” imbuh Jeriko.
Jeriko juga menyesalkan aksi pembakaran atribut partai demokrat oleh simpatisannya belum lama ini.
“Saya meneyesalkan aksi pembakaran tersebut, namun itu sudah terjadi,” ujarnya.
Terkait permintaan agar dirinya mundur dari Demokrat Jeriko meminta agar diberikan waktu untuk berpikir dan mempertimbangkan hal tersebut.
“Terkait hal itu saya minta kawan-kawan berikan kami waktu untuk berpikir. Yang jelas kita akan tetap maju bertarung di Tahun 2024 dengan atau tanpa Demokrat,” tegas Jeriko. (k-1/tim)
Editor: Ade
Advertisements