Bunuh Teman Kumpul Kebonya di Kalimantan Tengah, Pria Asal Benpasi-TTU Dibekuk di Kupang

Advertisements

Karena sering bertengkar akibat cemburu buta, Marsel Naben menyuruh rekan kerjanya bernama Yundi Kase untuk menghabisi nyawa Fatimah Nikin. Modus Operandinya dengan cara seakan-akan peristiwa pembunuhan itu akibat dirampok oleh orang tidak dikenal.

Tersangka Marselinus Naben (50), warga Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.Foto Istimewa

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Marselinus Naben (50), dibekuk Tim Buser Polresta Kupang di atas Kapal Motor (KM) Awu, Selasa (29/12/2020) saat hendak turun di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pria asal Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini, ditangkap usai berkomplotan dengan temannya membunuh Fatimah Nikin (58), teman kumpul kebonya.

Polisi belum mengungkapkan apa motif yang melatari pembunuhan berencana tersebut. Salah satu warga diaspora NTT yang dihubungi via telepon genggamnya ke Palangkarya, Kalimatan Tengah, mengatakan pembunuhan itu terjadi diduga keras karena cemburu buta.

Dijelaskan, selama 4 tahun Marsel Naben dan Fatimah Nikin hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah (kumpul kebo), saat bekerja sebagai buruh di Perkebunan Kelapa Sawit milik PT Bumi Hutan Lestari, di Blok 27/28 HI, di Kabupaten Katiga Tengah (Katingan), Kalimantan Tengah.

Karena sering bertengkar akibat cemburu buta, Marsel Naben menyuruh rekan kerjanya bernama Yundi Kase untuk menghabisi nyawa Fatimah Nikin. Modus Operandinya dengan cara seakan-akan peristiwa pembunuhan itu akibat dirampok oleh orang tidak dikenal.

Namun kasus pembunuhan yang misterius ini berhasil diungkap aparat Polres Katingan. Yundi Kase berhasil dibekuk. Dan dari mulut Yundi Kase polisi berhasil mengungkapkan otak pelakunya adalah Marsel Naben dengan motif pembunuhan karena cemburu berlebihan.

Takut ditangkap polisi, Marsel Naben, memutuskan kabur ke kampung halamannya di Kabupaten TTU dengan transportasi laut menggunakan KM Awu.

BACA JUGA:  LUAR BIASA! Polwan Ini Pam Natal di Gereja Sambil Gendong Bayinya

Penyidik Polres Katingan pun menerbitkan Daftar Pencarian Orang sesuai surat polisi nomor DPO/07/XII/Res 1.24/2020/Reskrim atas laporan polisi nomor LP/15/XII/Res 1.24/2020/Polda Kalteng/Res Katingan/Sek Katiga Tengah tanggal 24 Desember 2020.

Berbekal surat DPO itu, aparat Tim Buser Polresta Kupang yang dipimpin Aipda Yance Sinlaeloe menangkap Marsel Naben, ketika KM Awu yang ditumpanginya sandar di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.

“Iya, benar (ditangkap). Sudah dibawa kembali ke Kalimantan Tengah untuk diproses hukum,” jelas Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIk di Mapolres Kupang Kota, Rabu (30/12/2020) siang. (k-1)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements