BREAKING NEWS! Tim Buser Polres TTU Berhasil Tangkap Le Ray di Perbatasan Timor Leste

Advertisements

“Iya benar. Hanya dalam waktu 2×24 jam pelaku bernama Le Ray sudah berhasil ditangkap di Kabupaten Belu. Ia berniat menyeberang dan melarikan diri ke Negara Timor Leste,” jelas Kapolres TTU AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, melalui Kasat Reskrim AKP, Sujud Alif Yulamlam, Rabu (6/1/2021) siang via ponselnya.

Pelaku Le Ray (pakai masker) berfoto bersama Tim Buser Polres TTU yang membekuknya di Perbatasan Timor Leste – Kabupaten Belu

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Polres Timor Tengah Utara (TTU) berhasil membekuk pelaku penculikan, penyekapan, penganiayaan dan pemerkosaan bernama Le Ray di perbatasan Timor Leste – Kabupaten Belu, Rabu (6/1/2021) dini hari.

Le Ray dibekuk di rumah kerabatnya di Desa Halibate, Kecamatan Lasiolot, Kabupaten Belu. Ia berniat menyeberang dan melarikan diri ke Timor Leste. Namun keburu ditangkap oleh Tim Buser Polres TTU, yang beranggotakan Bripka Polikarpus Ikun Fahik, Brigpol Gregorius Haki Taslulu dan Brigpol Muhamad Nur BM.

“Iya benar. Hanya dalam waktu 2×24 jam pelaku bernama Le Ray sudah berhasil ditangkap di Kabupaten Belu. Ia berniat menyeberang dan melarikan diri ke Negara Timor Leste,” jelas Kapolres TTU AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, melalui Kasat Reskrim AKP, Sujud Alif Yulamlam, Rabu (6/1/2021) siang via ponselnya.

Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.

Kasatreskrim Polres TTU belum menjelaskan apa motif pelaku menculik korban, menyekap, menganiaya dan memperkosanya.

“Sabar Bos. Masih diperiksa penyidik. Nanti juga akan disampaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Timor Tengah Utara (TTU) – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang mengejar seorang pria bernama Le Ray, warga Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, sejak Selasa (5/1/2021) dini hari.

Ia dicari-cari dan dikejar polisi karena menculik, menyekap dan menganiaya serta memperkosa seorang wanita berinisial BWA (32), warga Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di tiga tempat berbeda.

Salah satunya tempat yang digunakan pelaku untuk menyekap, menganiaya dan melecehkan secara seksual korban, terjadi di rumah dinas Bupati TTU, dekat Kompleks Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Kefamenanu.

Bahkan korban juga dibawa ke lahan Perkebunan Pepaya milik Bupati TTU, di Desa Naen, lalu di perkosa di antara rerimbunan pohon pepaya, di gelap malam. Kejadian ini disaksikan penjaga kebun. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements