BREAKING NEWS – Sembilan Guru Teko Daftar Gugatan Perdata, Tuntut Mantan Bupati TTU Bayar Ganti Rugi Rp 2,6 Miliar

Advertisements

“Kepada para tergugat didesak untuk membayar ganti rugi baik secara material maupun secara immaterial total sebesar Rp 2.628.200.000 (Dua miliar enam ratus dua puluh delapan dua ratus ribu rupiah),” jelas Magnus Kobesi, S.H, Penasehat Hukum para penggugat, Senin (22/2/2021) siang.

Penasehat Hukum Guru Teko, Magnus Kobesi, S.H

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Sebanyak 7 orang guru pegawai tidak tetap (PTT) ditambah dua pegawai honor bidang administrasi mendaftarkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Kefamenanu, Senin (22/2/2021) siang.

Mereka menggugat secara hukum perdata karena sudah 14 bulan bekerja belum menerima gaji yang merupakan haknya. Terhitung 1 Januari 2020 sampai Februari 2021.

Pihak yang digugat adalah mantan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, mantan Penjabat Sekda TTU, Drs. Frans Tilis, Kepala Badan Kepegawaian Daerah TTU, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta Sekretaris DPRD TTU.

“Kepada para tergugat didesak untuk membayar ganti rugi baik secara material maupun secara immaterial total sebesar Rp 2.628.200.000 (Dua miliar enam ratus dua puluh delapan dua ratus ribu rupiah),” jelas Magnus Kobesi, S.H, Penasehat Hukum para penggugat, Senin (22/2/2021) siang.

Mantan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dan beberapa tergugat lainnya, kata Magnus Kobesi, dijerat dengan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

Pasal itu berbunyi: “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut,”.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 7 guru tenaga kontrak (teko) mengirim surat pengaduan ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Perempuan Indonesia di Jakarta. Pasalnya, sudah 12 bulan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, belum membayar gaji mereka.

“Padahal kami telah mengajar selama 12 bulan tanpa cacat. Dan telah mengikuti proses seleksi Perpanjangan Tenaga Kontrak Daerah untuk Tahun Anggaran (TA) 2020 sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Standar Operating Penerimaan Tenaga Kontrak Daerah Kabupaten TTU,” tulis tujuh guru teko dalam surat pengaduannya.

BACA JUGA:  Anaknya Nyaris Bacok Orang Pakai Kelewang, Mantan Bupati TTU Beri Klarifikasi

Surat pengaduan bernomor: 03.Guru Teko/XII/2020 tertanggal 18 Desember itu juga dikirimkan kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements