BREAKING NEWS: Mantan Pejabat Pemkab TTU Positif Covid-19

Advertisements

Bupati TTU Klaim Wilayahnya Masih Zona Hijau

“Iya memang benar. Ada satu warga TTU yang positif Covid-19 berdasarkan pemberitahuan dari Kantor Dinkes NTT kepada Pemkab TTU sesuai hasil pemeriksaan Swab. Namun warga TTU itu tidak pulang ke Kefamenanu dan langsung dirawat di Kupang,” jelas Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt kepada wartawan di Kefamenanu, Jumat (11/9/2020).

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt

KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Seorang mantan pejabat di Pemkab Timor Tengah Utara (TTU) berinisial AM (61) dipastikan positif terinfeksi virus Covid-19. AM kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Prof WZ Johanes Kupang.

Kepastian itu berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Biologi Molekuler, Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof Dr. WZ Johanes Kupang yang dituangkan dalam surat pemberitahuan kepada Kadinkes Kabupaten TTU, Nomor: Dinkes.Sekr.4120A/870/IX/2020 tanggal 5 September 2020 yang ditandatangan oleh Sekretaris Kantor Dinkes NTT, David A Mandala, S.Kep.Nes, M.Kes.

“Iya memang benar. Ada satu warga TTU yang positif Covid-19 berdasarkan pemberitahuan dari Kantor Dinkes NTT kepada Pemkab TTU sesuai hasil pemeriksaan Swab. Namun warga TTU itu tidak pulang ke Kefamenanu dan langsung dirawat di Kupang,” jelas Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt kepada wartawan di Kefamenanu, Jumat (11/9/2020).

Ia mengungkapkan warga berinisial AM itu adalah pelaku perjalanan dari Jakarta. Sebelumnya selama 1,5 bulan tinggal di Jakarta untuk mengurus dokumen surat-surat terkait rencananya mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati dari sebuah partai.

“Saat pergi ke Jakarta sempat menjalani test namun negatif. Saat pulang dari Jakarta, kondisi kesehatannya menurun drastis dan langsung menjalani test. Hasilnya positif. Saat itu juga diisolasi dan dirawat di rumah sakit di Kupang,” jelas Bupati TTU.

Anak dan istri AM juga sudah dibawa ke Kupang untuk menjalani pemeriksaan.

“Jadi TTU masih masuk Zona Hijau. Sebab AM tidak pulang ke Kefamenanu dan tinggal di rumahnya di Kupang. Kemudian dirawat di rumah sakit di Kupang,” tandas Bupati TTU.

Sementara itu Kadinkes NTT merangkap Sekretaris Satgas Pencegahan Covid-19 NTT, dr. Mese Ataupah, yang dihubungi via telepon genggamnya, Jumat pagi, mengaku belum mendapat laporan rinci dari stafnya soal hasil pemeriksaan Swab di Laboratorium Biologi Molekuler, Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof Dr. WZ Johanes Kupang.

“Belum. Belum ada laporan rinci ke meja saya. Coba tanyakan saja kepada Sekretaris Dinkes NTT,” tukasnya, ketika ditanya wartawan apakah surat pemberitahuan hasil pemeriksaan Swab yang beredar di medsos itu benar atau hoax. (jude)

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Advertisements

Advertisements

Advertisements