Baru Diresmikan Puskesmas Inbate Sudah Rusak Parah, Kepala Puskesmas Mengadu ke Kadis Kesehatan TTU

Advertisements

“Dari depan gedung Puskesmas Inbate terlihat megah. Tapi ketika masuk ke dalam, tampak kerusakan di sana-sini,” kata Laurensius Abi, yang dikonfirmasi Kamis (06/01/2022).
Puskesmas Inbate tampak megah dari depan. Namun kerusakan parah terjadi setelah diresmikan beberapa bulan kemudian. Bahkan beberapa item pekerjaan belum dirampungkan kontraktor pelaksana PT Jery Karya Utama
KEFAMENANU, HALAMANSEMBILAN.COM – Laurentius Abi, Kepala Puskesmas Inbate, mengadu ke Kadis Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) karena bangunan Puskesmas Inbate sudah rusak di sana-sini.
Padahal pekerjaan proyek Puskesmas Inbate itu Tahun Anggaran 2020 itu menggunakan dana yang cukup besar yaitu Rp 6,5 miliar. Pelaksana proyek adalah PT Jery Karya Utama.
Namun setelah diresmikan beberapa bulan kemudian, kerusakan bangunan Puskesmas Inbate mulai tampak. Tembok gedung retak-retak di beberapa tempat. Lantai keramik pecah dan menggelembung, wastafel tidak bisa digunakan. Pintu ruangan dan pintu pagar tidak bisa digeser atau dibuka.
Berikutnya plafon jebol dan roboh karena atap bocor. Beberapa item pekerjaan belum rampung dikerjakan, yaitu tanggul/tembok penahan, jalan masuk pintu gerbang belakang, nat tanggul dan bagian belakang rumah dinas belum ditimbun.
Kepala Puskesmas Inbate, Laurentius Abi membuat surat pengaduan secara tertulis kepada Kadis Kesehatan TTU tanggal 18 Oktober 2021.
“Kontraktor pelaksana sudah dua kali datang perbaiki. Namun bukan perbaiki yang rusak tapi cuma tambal sulam saja di sana-sini,” jelas Laurentius Abi.
Sampai saat ini, kontraktor baru memperbaiki lantai, plafon, atap, pagar, dan paving block. Sementara item pekerjaan lain belum dikerjakan.
“Dari depan gedung Puskesmas Inbate terlihat megah. Tapi ketika masuk ke dalam, tampak kerusakan di sana-sini,”, kata Laurensius yang dikonfirmasi Kamis (06/01/2022). (jude)
Editor: Jude Lorenzo Taolin
Advertisements