BADAI SEROJA – Jembatan Termanu Putus, 40-an Desa di Amfoang Terisolir

Advertisements

“Diduga putus diterjang banjir bandang akibat Badai Seroja, Minggu malam. Sebab Senin pagi, warga melaporkan jembatan Termanu sudah putus bagi dua,” jelas James Lelan, salah satu tokoh pemuda dari Amfoang Timur melalui pesan inbox di akun facebooknya.

Jembatan Termanu sudah putus. Sumber Foto: James Lelan

KUPANG, HALAMANSEMBILAN. COM – Jembatan Termanu yang menghubungkan Kecamatan Fatuleu Barat dengan tiga kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Amfoang Barat, Kecamatan Amfoang Barat Daya dan Kecamatan Amfoang Timur, di Kabupaten Kupang, putus diterjang banjir bandang, Minggu (4/4/2021)
malam.

Akibatnya sudah hampir sepekan, masyarakat 40 desa di tiga kecamatan tersebut terisolir.

“Diduga putus diterjang banjir bandang akibat Badai Seroja, Minggu malam. Sebab Senin pagi, warga melaporkan jembatan Termanu sudah putus bagi dua,” jelas James Lelan, salah satu tokoh pemuda dari Amfoang Timur melalui pesan inbox di akun facebooknya.

James menambahkan akses transportasi darat dari arah Kupang hanya sampai di Fatuleu Barat.

Ditanya jalan alternatif melalui Noelelo, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, James mengatakan juga terputus total.

“Banyak longsor, jalan putus dan banyak pohon tumbang menutupi ruas jalan alternatif menuju dari TTU menuju Amfoang Timur, Kabupaten Kupang. Pokoknya kami terisolir,” tambahnya.

Penjelasan senada juga disampaikan tokoh masyarakat Amfoang, Okto Kameo.

Advertisements

Advertisements

Advertisements