ASTAGA! Rumah Mantan Walikota Digerebek, Polisi Temukan 13,5 Ton Emas dan Uang Rp 525 Triliun

Advertisements

“Kami temukan batangan emas yang ditumpuk setinggi bukit di lantai ruangan bawah tanah dan uang yang ditumpuk di lantai rumah mewahnya. Ini sangat mencengangkan,” tukas satu pejabat Komisi Pengawas Nasional di hadapan para wartawan.

BEIJING, HALAMANSEMBILAN.COM – Aparat kepolisian dibuat terperangah dan nyaris pingsan saat mereka menggerebek rumah Zhang Qi, mantan Walikota Kota Haikou, Tiongkok.

Menurut Daily Star, di rumah tertuduh koruptor ini, polisi menemukan tumpukan batangan emas sebesar bukit dengan berat 13,5 ton senilai 500 juta dollar atau setara Rp 7 triliun dan uang tunai 37 miliar dollar AS atau setara Rp 525 triliun. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2019 lalu.

Zhang Qi adalah seorang mantan walikota dan anggota Partai Komunis yang kini sedang mendapat peninjauan oleh Komisi Pengawas Nasional.

Pejabat Tiongkok awalnya menggeledah rumah mewahnya di Kota Haikou dan hanya menemukan benda biasa saja.

Namun setelah polisi dan pejabat berwewenang masuk ke dalam ruangan bawah tanah di rumah mewah Zhang Qi, mereka dibuat terperanjat dan nyaris pingsan.

“Kami temukan batangan emas yang ditumpuk setinggi bukit di lantai ruangan bawah tanah dan uang yang ditumpuk di lantai rumah mewahnya. Ini sangat mencengangkan,” tukas satu pejabat Komisi Pengawas Nasional di hadapan para wartawan.

Pejabat ini memperkirakan tumpukan emas murni dengan berat 13,5 ton ini setara 500 juta dollar AS (Rp 7 triliun). Sedangkan tumpukan uang yang ditemukan bernilai 37 milliar dollar AS (sekitar Rp 525 triliun) dalam bentuk Dollar, Yuan, dan Euro.

Presiden Tiongkok Xi Jinping, telah menjanjikan perjuangan melawan koruptor sebagai kebijakan utama partai Komunis.

Sejak dia memerintah setidaknya 10.000 orang telah didakwa melakukan korupsi sejak 2012, dan dilaporkan sedikitnya 120 pejabat korupsi tingkat tinggi.

Mereka termasuk perwira militer dan pejabat eksekutif.(k-0)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements