ASTAGA! Mantan Atlet Bulu Tangkis Taufik Hidayat Akui Jadi Kurir Terima Uang Suap

Advertisements

Kasus Mantan Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Rp 11,5 Miliar

Kemudian Taufik Hidayat menyerahkan uang Rp1 miliar tersebut kepada Imam melalui Miftahul Ulum di kediaman eks pebulutangkis tersebut.

JAKARTA, HALAMANSEMBILAN.COM – Taufik Hidayat mengaku menjadi kurir penerima uang suap untuk mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Mantan Menpora Imam Nahrawi didakwa menerima suap sebesar Rp11,5 miliar dan gratifikasi Rp8,648 miliar dari sejumlah pejabat Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017, Taufik Hidayat, menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Dikutip dari ANTARA, peraih emas di Olimpiade Athena 2004 tersebut mengakui dirinya menjadi kurir penerima uang suap untuk Imam Nahrawi.

“Saya hanya diminta tolong seperti itu di telepon, dan ya saya sebagai kerabat di situ ya saya membantu, tapi saya tidak konfirmasi ke Pak Imam Nahrawi kalau uang sudah dititipkan ke Ulum,” kata Taufik Hidayat.

Disebutkan, kala itu Direktur Perencanaan dan Anggaran Program Satlak Prima Tommy Suhartanto menyampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Program Satlak Prima 2016-2017 Edward Taufan Pandjaitan alias Ucok bahwa ada permintaan uang dari Imam Nahrawi.

Tommy lalu meminta Ucok menyiapkan Rp1 miliar untuk diserahkan ke Imam melalui staf khusus Imam Nahrawi yaitu Miftahul Ulum.

Ucok lalu mengambil uang Rp1 miliar yang berasal dari anggaran program Satlak Prima. Asisten Direktur Keuangan Satlak Prima Reiki Mamesah lalu mengambil uang itu lalu menyerahkan uang tersebut kepada Taufik Hidayat di rumah Taufik di Jalan Wijaya Kebayoran baru.

Kemudian Taufik Hidayat menyerahkan uang Rp1 miliar tersebut kepada Imam melalui Miftahul Ulum di kediaman eks pebulutangkis tersebut. (k-0)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

Advertisements