ANEH – Suami dan Bayi 8 Bulan Hilang Misterius Selama 3 Hari di Komplek Pekuburan

Advertisements

Cauturino Ximenes (32) dan bayi perempuannya, Melania Eulina Ximenes berusia (8 bulan), akhirnya ditemukan warga setelah hilang misterius selama tiga hari.

ATAMBUA, HALAMANSEMBILAN.COM – Warga Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, dibuat gempar. Pasalnya dua warga setempat, Cauturino Ximenes (32) dan bayi perempuannya, Melania Eulina Ximenes berusia (8 bulan), hilang misterius selama tiga hari.

Dua warga ini hilang saat berjalan kaki menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di belakang SD Inpres Sesekoe, Kelurahan Umanen, Selasa (6/9/2022) sore.

Ximenes ditemukan sedang kebingungan dan tidak bisa bicara di depan SD Wirasakti, di Tulamalae, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 16.30 Wita sore.
Ia ditemukan pertama kali oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Umanen, Bripka Chrisantus R.Mario Klau.

Tentang kronologinya, Bripka Mario Klau menuturkan, Selasa petang, Ximenes dan bayi perempuannya didampingi sang istri Ny. Victoria Nahak, berangkat ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah di makam salah satu kerabatnya.

Ketiganya berangkat sekitar pukul 16.30 Wita. Di tengah jalan, sang istri pamit kepada suaminya, kembali ke rumah karena lupa membawa suatu barang.
Sang suami memutuskan berjalan terus dan berjanji menunggu di makam kerabatnya, sambil membawa bayi perempuan mereka.

Saat sang istri menyusul ke TPU, sang suami dan bayinya tidak ditemukan. Ia mencari hingga malam hari di sekitar TPU namun sia-sia.

Sang istri melaporkan kepada keluarga besar. Dan sepanjang malam dicari-cari dibantu kelompok pemuda namun tidak ditemukan.

Esoknya, 7 September 2022, sang istri melapor ke polisi. Bripka Chrisantus R Mario Klau dan Serda Yeremias Mboa Ghawa berkoordinasi dengan aparat Kelurahan Umanen mulai melakukan pencarian secara besar-besaran.

Namun sepanjang hari itu Ximenes dan bayinya tidak ditemukan.

Ximenes baru ditemukan di depan SD Wirasakti, di Tulamalae, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 16.30 Wita sore. Saat ditemukan, Ximenes linglung dan tidak bisa berbicara.

“Saat ditemukan, Ximenes sedang linglung dan tidak bisa bicara. Saat diajak berkomuniksi, ia ketakutan dan mau melarikan diri. Seperti melihat sesuatu yang aneh,” jelas Bripka Mario Klau.

Setelah diberi minum air putih dan dibacakan doa, Ximenes menjadi sadar. Lalu ia berceritera telah menitipkan bayi perempuannya pada seorang wanita di Kelurahan Manumutin.

Warga dibantu Lurah Umanen dan beberapa pemuda bergegas melacak dan mencari ke Kelurahan Manumutin, namun bayi Melania Eulina Ximenes, tidak ditemukan.

“Sang bayi justru ditemukan pada pasutri yang berdomisili di sekitaran Lapas Atambua,” jelas Bripka Mario Klau.

Advertisements

Hingga berita ini diturunkan, Ximenes belum mau berceritera secara jujur, siapa yang mengajak ia dan bayinya ‘jalan-jalan’ keliling Kota Atambua selama tiga hari.

Ia hanya mengaku berjalan kaki bersama ‘sekelompok orang’ yang sangat banyak jumlahnya. Dan ia tidak mengenali seorang pun dari mereka. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements