Akibat Mabuk ‘Moke’, Belasan Mahasiswa dan Pelajar Keroyok Anggota Brigif 21/Komodo

Advertisements

“Iya, benar. Mereka sudah ditangkap dan diamankan di Markas Korem 161/Wira Sakti,” jelas Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 161/Wira Sakti Kupang, Mayor Inf. Arwan Minartha, Rabu (4/11/2020).

Enam dari 18 pelaku pengeroyokan anggota Brigif 21/Komodo telah ditangkap

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Anggota TNI AD yang bertugas di Satuan Brigif 21/Komodo, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sertu Heru Firmansyah, dikeroyok belasan mahasiswa dan pelajar yang sedang mabuk, Selasa (3/11/2020) petang.

Total ada 18 mahasiswa dan pelajar yang melakukan pengeroyokan tersebut.

“Iya, benar. Mereka sudah ditangkap dan diamankan di Markas Korem 161/Wira Sakti,” jelas Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 161/Wira Sakti Kupang, Mayor Inf. Arwan Minartha, Rabu (4/11/2020).

Tentang kronologinya, ia menjelaskan belasan mahasiswa dan pelajar itu sedang menikmati ‘moke’ (sejenis miras lokal, Red) di seberang jalan, persis di depan Markas Korem 161/Wirasakti.

Sementara itu Sertu Heru juga sedang menikmati es kelapa muda di depan Markas Korem 161/Wira Sakti. Ia melihat beberapa pemuda mabuk melempari beberapa pengendara sepeda motor yang sedang melintas di depan Markas Korem.

“Lalu datanglah Sertu Heru Firmansyah menegur. Namun teguran itu tidak digubris. Malah mereka mengeroyok. Meski sudah diberitahu bahwa ia anggota TNI, para mahasiswa dan pelajar itu bukannya berhenti, malah semakin kalap dan semakin beringas,” jelas Kapenrem.

Usai mengeroyok, para pelaku melarikan diri. Sertu Heru lalu menelpon rekannya dan datang menangkap 2 pelaku yang masih berada di TKP.

Dua orang pelaku yang ditangkap itu adalah Riski Napu Amalo dan Deni Sabah. Dari hasil pengembangan penyelidikan, sejumlah pelaku ditangkap di beberapa lokasi di Kota Kupang.

“Dikasih pembinaan dan orang tua pelaku dipanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut,” pungkas Kapenrem. (k-1)

Editor: Ade

Advertisements

Advertisements

Advertisements