VIDEO VIRAL: Babinya Digigit Anjing Tetangga, Wanita Ini Mengadu ke Polisi

Kesal dan sedih,  seorang wanita paruh baya asal Manggarai Barat, Provinsi NTT, mengadu ke polisi di Bagian SKPT Polres Manggarai Barat.  Pasalnya, babi peliharaannya digigit anjing tetangganya sehingga luka parah di telinga. Nah, bagaimana tanggapan polisi dan warganet? 

KUPANG,  HALAMANSEMBILAN. COM – Seorang wanita paruh baya berinisial Y (60), asal Manggarai Barat,  Provinsi NTT, bergegas menemui petugas polisi yang bertugas di Bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Markas Polres Manggarai Barat, Selasa (2/10/2018) pagi.

“Saya punya babi digigit anjing. Telinganya luka. Itu anjing yang gigit milik tetangga, ” lapor Ibu Y dengan logat Manggarai yang kental dan wajah serius.

Sang polisi yang belum diketahui namanya itu, mempersilahkan Ibu Y supaya mendekat dan duduk di kursi dekat meja kerja sang polisi. Sebab sebelumnya Ibu Y duduk dekat pintu dan suaranya terdengar kurang jelas. 

Setelah mendekat,  Ibu Y bercerita dengan lancar tentang kronologi ternak babi miliknya di kandang,  digigit anjing milik tetangga. 

Dialog oknum polisi dan Ibu Y yang sangat menggelikan itu ternyata direkam pakai video ponsel android oleh oknum polisi yang lain.

Polisi yang menerima laporan menyarankan supaya babinya dibawa ke kantor polisi untuk sama-sama petugas pergi membuat visum di Puskesmas. 

“Nanti bawa babi ke sini jam 6 sore.  Lalu dengan Pak Jamal (rekan sang polisi, Red) pergi visum di Puskesmas ya, ” pinta sang polisi.

Video adegan polisi membully sang wanita paruh baya yang kurang waras tersebut lalu diposting di sebuah grup Facebook. Postingan itu menjadi viral dan mengundang kritikan pedas bahkan kecaman dan kutukan dari warganet.

“Beginikah mental oknum polisi  yang katanya sudah direformasi?  Apakah oknum polisi itu tidak punya ibu yang melahirkannya?  Tega sekali oknum polisi ini, ” kecam salah satu warganet.

Kapolres Manggarai Barat,  AKBP Julisa Kusumowardono,  SIK,  yang dikonfirmasi wartawan,  membenarkan soal rekaman video yang viral itu. 

“Benar video itu.  Direkam di ruangan Bagian SKPT Mapolres Manggarai Barat. Saya atas nama pimpinan meminta maaf kepada keluarga Ibu Y dan anak laki-lakinya, ” tugas Kapolres Julisa dengan nada suara penuh penyesalan. 

Sekalipun sang ibu kurang waras,  lanjutnya, perbuatan oknum polisi itu sangat tidak pantas. 

“Saya akan memberikan tindakan disiplin secara internal. Ini pelajaran berharga, ” janji Kapolres Julisa. (*)

Laporan dan Editor: Julianus Akoit