VIDEO Puting Beliung Terbangkan Atap Rumah, Warga Teriak: Jesus dan Bunda Maria Tolong..!

Advertisements

“Jesus dan Bunda Maria, Tolong..! Tolong kami Tuhan, angin puting beliung,” teriak warga sebagaimana terekam dalam video amatir yang diunggah Eman Ceunfin, usai bencana dasyat itu menerjang, Kamis (28/2/2019) siang.

  • Belasan Rumah Ambruk Atapnya
  • Tidak Ada Korban Jiwa
  • BPBD Kota Kupang Masih Data

KUPANG, HALAMANSEMBILAN.COM – Belasan atap rumah di RT 09 Kelurahan Liliba, Kotamadya Kupang, NTT, tepatnya di sekitar Kapela Yesus Maria Yosep, diterbangkan angin puting beliung sekitar pukul 14.15 Witeng, Kamis (28/2/2019). Warga setempat histeris dan berteriak sambil berdoa minta tolong.

“Jesus dan Bunda Maria, Tolong..! Tolong kami Tuhan, angin puting beliung,” teriak warga sebagaimana terekam dalam video amatir yang diunggah Eman Ceunfin, usai bencana dasyat itu menerjang.

Tampak dalam video, atap bangunan kos-kosan milik Juanico de Jesus Ximenes diterbangkan angin puting beliung. Atap dari 12 kamar kos itu terbang tinggi tanpa sisa sedikitpun. Begitu juga rumah sekitar kos-kosan itu, bernasib sama. Atapnya roboh diterjangkan angin.

Pohon pisang dan beberapa pohon lainnya meliuk-liuk diterjang angin kencang serta kabel listrik maupun kabel telepon tampak rebah ke tanah.

“Saat angin kencang menerjang, saya masuk dalam rumah dan berdoa sambil menangis.Tuhan mendengar doa saya. Rumah saya aman, cuma bekas garasi mobil ambruk karena tiang penyangganya sudah tua. Padahal beberapa rumah tetangga dan sebuah kos-kosan di dekat rumah saya hancur atapnya diterbangkan angin. Saya bersyukur sekali,” jelas Ny. Rambu Patty Djara.

“Mau bagaimana lagi. Angin datang sangat cepat. Habis semua atap kos-kosan saya,” jelasnya.

Ia dan dua keponakannya membantu penghuni kos-kosan untuk menyelamatkan barang-barang ke halaman depan.

“Petugas saya masih di lapangan, mendata kerugian yang ditimbulkan bencana angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa,” jelas Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamadya Kupang, Abraham A. Manafe saat dihubungi per telepon Kamis sore.

“Saya dengar sekitar belasan rumah. Pokoknya tunggu saja data dari anak buah saya,” tambahnya. (ade)

Editor: Julianus Akoit

Advertisements

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here